Bismillah..
Konbanwaaa :D
Dear para reader, adakah diantara kalian yg suka nonton drama korea?
haha,, pasti ada ya, meski gak sering, mungkin pernah juga,, hehe
hmm, kalo saya, tanpa harus diakui, udah pada tau lah pasti klo saya suka nonton drama korea, hehe,, gak termasuk lovers sih, kadang-kadang aja, film yg ditonton juga saya pilih2 dlu lah, kalo cuman cinta2an doang mah yaaah males nontonnya hehe, seenggaknya ada kisah perjuangannya gitu saya baru suka,,
Salah satu film drama korea yg pernah saya tontong ini, Sassy Girl Chun Hyang,
sebenernya ini film jadul, pas jaman SMP, tapi berhubung ada yang merekomendasikan akhirnya saya tonton lagi itu film,,
Ceritanya gini, ada temen mamah yg lagi ke rumah, eh dia liat saya lagi bikin-bikin kerajinan kain flanel, dan liat juga dream wall di dinding yg disitu cita2nya mau jadi pengusaha, hehe,,
jadinya disarankan sama temen mamah saya itu buat nonton film sassy girl, berhubung udah lupa ceritanya dulu, jadi ya udah nnton lagi, CDnya saya pinjem dari temen mamah itu, karena dia ternyata termasuk Drama Korea Lovers hehe..
Tanpa perlu cerita kisah cintanya Mong Ryong dengan Chun Hyang. Chun Hyang ini seorang siswi SMA yang pinter, dapet beasiswa, ranking terbaik, tapi sayangnya dia gak lanjut ke universitas, karena sesuatu dan lain hal,
Sambil belajar, kadang-kadang dia suka bikin aksesoris dari manik-manik, cem-cem gantungan hp dan fashion jewelry gitu,,
Singkat cerita, tujuan saya nonton lagi itu film ya pengen liat gmn perjalanan Chun Hyang dalam bisnisnya dan tentunya bisa saya jadiin salah satu referensi buat belajar bisnis,,
karena dia gak bisa lanjut kuliah, akhirnya dia jualan karya fashion jewelrynya mulai dari jualan di pinggir jalan, buka stand di pinggir jalan, tiap hari dia jualan di situ, tapi sepertinya prospeknya kurang bagus,, soalnya tiap orang lewat yang dia tawarin cuman melengos,,
Lalu suatu hari, si Mong Ryong berhasil menjual habis barang dagangannya Chun Hyang, dengan cara menjualnya ke temen-temen ceweknya di kampus,
dari sini ada pelajaran bahwa, kita harus tau pasti target market yg sesuai sama produk kita siapa, dan jualannya di tempat yg emg target pasarnya ada disitu, gak cuma jualan di sembarang tempat.. mungkin kalo dari dlu si Chun Hyang jualan di deket kampus, bakalan laku terus yak, hehe,,
Kemudian, bisnisnya itu berkembang, dari yang tadinya bukan stand di pinggir jalan, akhirnya dia punya toko fashion jewelry di lokasi strategis, ceritanya dia dapet modal dari mertuanya, yaitu orang tuanya Mong Ryong, cukup buat buka toko sendiri di tempat yg strategis, enak ya, dimodalin mertua :p hehe..
sampai situ otomatis makin berkembang dong toko fashion jewelry ini, dan harganya juga makin mahal, sebab udah dijual di toko, bukan di pinggir jalan lagi..
Kemudian, si Chun Hyang ini punya kenalan seorang manager film, yang ini juga membuat produk dia dipakai dalam film si manager itu, nah dari sini kita belajar betapa pentingnya networking, hmm,, otomatis kan produk dia terpromosikan melalui film itu, dan makin berkembang dong bisnisnya..
Terakhir kalo saya liat, tokonya itu ramai didatangi pengunjung karena, waktu itu si Mong Ryong yang jaga tokonya, haha,, sosok Mong Ryong yang ganteng dan manis ternyata menjadi daya tarik lain bagi pengunjung untuk datang, kalo pelajaran dari sini, mungkin nanti nyari karyawan yang ganteng ya buat menarik pembeli, hehe, cocok kalau target market kita remaja cewek-cewek,,
dari film sassy girl itu bisa aja disimpulkan kalau tahapan-tahapan bisnis supaya jadi besar, pastinya mulai dari yang kecil dulu, mulai dari kesenangan, hobi membuat kerajinan tangan, lalu mulai menjual dengan cara sederhana, meski tempatnya mungkin kurang sesuai dengan target market, tapi mencoba untuk jualan di pinggir jalan atau semacam di car free day itu bisa kita coba, supaya kita juga bisa liat jenis pengunjung yang sering datang liat jualan kita itu siapa, dari situ kan bisa diliat kalau target market kita tepat sasaran atau gak,,
setelah nyoba jualan pinggir jalan, barulah coba sedikit2 ngumpulin uang supaya punya toko sendiri, beruntung kalau punya mertua yang bisa modalin kayak orang tua Mong Ryong hehe, tapi kalau gak, ya dikit2 menabung atau menyicil untuk sewa kios, karena klo udah punya kios, barang yg dijual bisa lebih banyak dan bisa menaikkan harga, serta kita juga jadi gak capek lagi bongkar pasang kios tiap hari, ya kan?
setelah itu, baru deh, perluas dan kembangin bisnis lewat networking dan juga internet, Insya Allah itu cara gimana kita mulai bisnis dari yang kecil banget sampe berkembang jadi besar..
setidaknya ada pelajaran yang bisa kita ambil dari sebuah film drama korea, meski sebagian besar filmnya sassy girl ini ttg cinta2an anak SMA yang bikin mupeng, betapa setianya Mong Ryong kepada Chun Hyang, begitu juga sebaliknya, betapa cinta mereka sangat penuh pengorbanan, ceileee,, ah, gue klo nnton drama korea, komentar paling sering keluar dari lubuk hati adalah, indahnya cinta hanya ada dalam film drama, tidak dalam realita, sedih kieu euy,,
ya seenggaknya kita tetep harus liat sisi lain yang postitf yang bisa kita ambil, salah satunya pelajaran dalam berbisnis dari film Sassy Girl ini, hehe,,
itu aja cerita dari postingan kali ini, mudah2an ada manfaatnya,,
Kamsahamnidaaa, udah baca blog saya,, :)
Berbagi hikmah, menebar kebaikan, menjadi pribadi penuh manfaat dimanapun dan kapanpun,keep your youth spirit!
Jumat, 18 Juli 2014
Rabu, 16 Juli 2014
Komunikasi sama mantan.. ehm!
Bismillah,,
sori ya bre kalo judulnya agak gimanaaa gitu,,
just share, menurut saya ini penting buat bekal kehidupan ke depan,, kehidupan pernikahan tepatnya,,
ini saya dapat dari majalah,, mudah2an ada manfaatnya ya,, cekidot..
buat yg sedang mempersiapkan bekal saya rasa ini menarik,, :)
Berawal dari sebuah pertanyaan
" Assalamu'alaikum, saya Fulanah, saya mau curhat nih, saya seorang istri dan ibu. Saya masih menjalin hubungan baik dengan mantan pacar saya dulu, tujuan awalnya sih untuk menjaga silaturahmi, tapi lama-lama komunikasi dan pertemuan kami kok makin intens ya? gak cuman say hello tapi juga saling curhat, dan itu tanpa sepengetahuan masing-masing pasangan. yang ingin saya tanya, apa hal itu boleh dalam Islam? karena saya kadang merasa bersalah sama pasangan saya, makasih "
saya yakin para pembaca pasti pada punya mantan, weits, gak mesti mantan pacar, tapi mantan orang yg pernah disuka sebelum menikah, yah itu mah fitrah, mau gimana lagi ya kan?
So, Ini jawabannya
Dear Ananda Fulanah, "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk" (QS 17:32) saling curhat dengan mantan bahkan bertemu termasuk perbuatan yang mendekati zina dan itu berdosa karena termasuk larangan Allah.
Ingatan terhadap mantan merupakan bagian dari strategi setan untuk menghancurkan keutuhan rumah tangga kita, sehingga setelahnya kita akan hidup dalam penderitaan dan penyesalan panjang akibat angan-angan dusta yang dihembuskan olehnya.
Ingatlah, pernikahan yang ananda bangun bersama suami adalah sebuah perjuangan dan amanah dari Allah yang harus dijaga dengan baik dan akan kita pertanggungjawabkan. Karena itu, hentikan semua bayang masa lalu, tutup semua sarana yang membuat anda ingat kepadanya, serta sibukkan diri dengan hal yang postitif, perkuat hubungan kita dengan Allah dengan cara memperbanyak ibadah, solat sunah, membaca Al-Quran, dan berdzikir, mintalah kepada Allah agar hati kita senantiasa lurus di jalanNya..
Ketika kita sudah memutuskan untuk menikah, artinya kita telah memilih pasangan untuk kita jadikan satu-satunya orang yang kita cintai, setelah Allah dan RasulNya... ketika itu juga kita harus rela melupakan semua bayang masa lalu cinta kita,, rela menghapus segala perasaan suka atau kagum kepada lawan jenis selain pasangan kita,, karena apa yang akan kita jalani di masa depan hanya akan bersama pasangan kita, bukan dengan masa lalu yang sudah menjadi masa lalu,,
Melihat masa lalu hanya akan menyakiti perasaan pasangan kita, karena itu, tatap saja ke depan, masa depan yang akan kita lalui bersama pasangan kita, dengan apapun yang terjadi jangan pernah lepaskan tangannya, karena ia adalah amanah dari Allah yang harus kita jaga,, right?
Setuju menikah, artinya setuju untuk melupakan masa lalu, melupakan semua perasaan terhadap mantan..
Siap Menikah = Siap untuk melupakan masa lalu = siap untuk menjadikan pasangan sebagai satu2nya orang yg kita cinta setelah Allah dan RasulNya, SIAP? kalo siap, silakan menikah, dengan calon masing-masing,, hehe,,
Terimakasih,, hehe
itu aja bre yg mau saya share malam ini,,
mudah-mudahan bermanfaat dan tidak membuat galau, hanya sedikit untuk tambahan bekal ya bre,, hehe,,
sori ya bre kalo judulnya agak gimanaaa gitu,,
just share, menurut saya ini penting buat bekal kehidupan ke depan,, kehidupan pernikahan tepatnya,,
ini saya dapat dari majalah,, mudah2an ada manfaatnya ya,, cekidot..
buat yg sedang mempersiapkan bekal saya rasa ini menarik,, :)
Berawal dari sebuah pertanyaan
" Assalamu'alaikum, saya Fulanah, saya mau curhat nih, saya seorang istri dan ibu. Saya masih menjalin hubungan baik dengan mantan pacar saya dulu, tujuan awalnya sih untuk menjaga silaturahmi, tapi lama-lama komunikasi dan pertemuan kami kok makin intens ya? gak cuman say hello tapi juga saling curhat, dan itu tanpa sepengetahuan masing-masing pasangan. yang ingin saya tanya, apa hal itu boleh dalam Islam? karena saya kadang merasa bersalah sama pasangan saya, makasih "
saya yakin para pembaca pasti pada punya mantan, weits, gak mesti mantan pacar, tapi mantan orang yg pernah disuka sebelum menikah, yah itu mah fitrah, mau gimana lagi ya kan?
So, Ini jawabannya
Dear Ananda Fulanah, "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk" (QS 17:32) saling curhat dengan mantan bahkan bertemu termasuk perbuatan yang mendekati zina dan itu berdosa karena termasuk larangan Allah.
Ingatan terhadap mantan merupakan bagian dari strategi setan untuk menghancurkan keutuhan rumah tangga kita, sehingga setelahnya kita akan hidup dalam penderitaan dan penyesalan panjang akibat angan-angan dusta yang dihembuskan olehnya.
Ingatlah, pernikahan yang ananda bangun bersama suami adalah sebuah perjuangan dan amanah dari Allah yang harus dijaga dengan baik dan akan kita pertanggungjawabkan. Karena itu, hentikan semua bayang masa lalu, tutup semua sarana yang membuat anda ingat kepadanya, serta sibukkan diri dengan hal yang postitif, perkuat hubungan kita dengan Allah dengan cara memperbanyak ibadah, solat sunah, membaca Al-Quran, dan berdzikir, mintalah kepada Allah agar hati kita senantiasa lurus di jalanNya..
Ketika kita sudah memutuskan untuk menikah, artinya kita telah memilih pasangan untuk kita jadikan satu-satunya orang yang kita cintai, setelah Allah dan RasulNya... ketika itu juga kita harus rela melupakan semua bayang masa lalu cinta kita,, rela menghapus segala perasaan suka atau kagum kepada lawan jenis selain pasangan kita,, karena apa yang akan kita jalani di masa depan hanya akan bersama pasangan kita, bukan dengan masa lalu yang sudah menjadi masa lalu,,
Melihat masa lalu hanya akan menyakiti perasaan pasangan kita, karena itu, tatap saja ke depan, masa depan yang akan kita lalui bersama pasangan kita, dengan apapun yang terjadi jangan pernah lepaskan tangannya, karena ia adalah amanah dari Allah yang harus kita jaga,, right?
Setuju menikah, artinya setuju untuk melupakan masa lalu, melupakan semua perasaan terhadap mantan..
Siap Menikah = Siap untuk melupakan masa lalu = siap untuk menjadikan pasangan sebagai satu2nya orang yg kita cinta setelah Allah dan RasulNya, SIAP? kalo siap, silakan menikah, dengan calon masing-masing,, hehe,,
Terimakasih,, hehe
itu aja bre yg mau saya share malam ini,,
mudah-mudahan bermanfaat dan tidak membuat galau, hanya sedikit untuk tambahan bekal ya bre,, hehe,,
Selasa, 15 Juli 2014
Jangan Ragu Ikut Lomba Bisnis
Bismillah,,
Kembali lagi ke postingan sayaaaaa, hehe,,
kali ini saya mau berbagi cerita kepada para reader semua tentang pengalaman ikut lomba bisnis,,
ada hal menarik yg perlu kalian tau di postingan ini, apa tuh? hmm,, ikutin deh ceritanyaa :)
Kalau kita mau punya bisnis, tapi ga punya modal, gausah cemas bray! jangan jadikan modal uang sebagai alasan mutlak buat kita gak mulai-mulai bisnis, karena berdasarkan pengalaman, meski udah punya uang, tetep aja bisnisnya belom tentu berjalan konsisten,, hehe,,
Sebagai mahasiswa, kita harus bersyukur, karena, banyaaaak banget kesempatan yang bisa kita ambil, khususnya dapet modal usaha dan ikut lomba bisnis gratis,,
satu hal yg pertama, carilah lomba-lomba bisnis plan yang gratisan, tidak perlu pakai uang pendaftaran.. oke? biar klo ga menang ya santai laah,,, ga rugi2 amat,,
orang bilang ada yang namanya bisnis tanpa modal, ah,, buat gue,, ga ada tuh bisnis tanpa modal beneran, seenggaknya kita harus mengeluarkan energi untuk berpikir dalam membuat bisnis plan, harus keluar biaya internet buat ngirim proposal, dll,, jadi ada aja pengorbanan yang harus kita lakukan,,
gak ada sesuatu tanpa pengorbanan bray!,,
Awal kali saya pertama bikin bisnis plan, saya kirimin ke PMW di kampus tahun 2012, alhamdulillah lolos, karena bantuan temen saya tentunya,, pas itu, proposal udah jadi, tapi ternyata Deadline pengumpulan mepet dan saya lagi ada di Bogor, waktu itu saya ngajuinnya atas nama individu aja, jadinya saya minta tolong temen saya yg ada di Bandung, untuk minta tolong ngumpulin, akhirnya saya berpartner sama temen saya itu, dan karena temen saya bersedia ngumpulin, saya masukin namanya di proposal, Alhamdulillah karena jadi dikumpulin itu, jadi dapet modal dari PMW, thx for my friend :) ,,
awalnya saya ragu sama ide bisnis saya, tapiii,, ah waktu itu saya pikir, COBA,,! COBA AJA! YANG PENTING NYOBA! toh ga ada ruginya juga, mungkin udah keluar energi buat bikin bisnis plan, keluar dana buat ngprint, tapi itu kan ga seberapa, malahan ini ada peluang tapi gak dimanfaatin ITU YG RUGI BEUD..! jadi yaudah saya PD aja lah, ngumpulin itu proposal, padahal waktu itu juga syaratnya ada yg ga lengkap, tapi yaudah,, Bismillah,, kalo emg rejeki, Insya Allah ga kemana,,
Sebenernya ada byk hal yg mau saya ceritain saat PMW, tapi itu di postingan berikutnya yaaa,,
kita lanjut dulu,, intinya mah, mungkin waktu itu gue bisa aja nyerah untuk ga jadi ngumpulin proposal, tapi kita harus terus berpikir bray! pasti ada jalan keluar, dan minta bantuan temen lah salah satu jalannya :)
Selanjutnya,, waktu itu ada lomba BNI Creativepreneneur,,
Fa , dari mana sih lo tau info2 lomba? dari KEPO,, ya iyalah gue biasanya nyari2 info ttg lomba bisnis dari internet,, jadi suka dapet info lomba bisnis menarik ,, hehe, jadi klo emg udah niat mau ikut lomba2, USAHA lah sedikit, dengan KEPO-KEPO INFORMASI di Internet, jangan nunggu info dari orang lain,, ya ya,,
lanjut,,
waktu ikut lomba BNI Creativepreneur, itu kan gratisan, yaudah ikut, kebetulan juga ada ide, yaudah deh bikin proposalnya, terus dikirim,, awalnya ragu juga, duh ini ide gue kayaknya gak banget deh,, masa ide macem ngono, aneh deh,, tapi yaudah sih, cuek aja, toh panitianya juga gak kenal gue, ngapain malu kalo emang ternyata ide gue itu aneh, ah namanya juga bisnis kreatif, harus aneh dong,, dengan cara cuek dan mematikan rasa malu itu aja gue maju terus buat ngirimin proposal, dan Alhamdulillah, di suatu malam saat perjalanan pulang ke Bogor, dapet telepon dari panitia, bahwa saya masuk finalis 20 besar, WOOW, Alhamdulillah bangeeet,, ga nyangka aja, berarti ide gue lumayan,,
intinya, kita gausah ragu, sama ide kita, mungkin ya sempet kepikiran kalo ide kita ini nggak banget, tapi ngapain sih, cuek aja lah yaa,, justru kita bakal nyesel kalo ternyata ada orang yg pake ide yg mirip dengan ide kita dan dia berhasil,, itu JLEP banget bray..
oke, lanjut ke yg ketiga,, ini nih yg gue bilang menarik,,
ikut Wirausaha Muda Mandiri,,
gue juga pernah daftar jadi peserta WMM, bahkan 2 tahun terakhir ini ikut terus,, kenapa? ya pengen nyoba aja,, siapa tau berhasil gitu ya,, hehe,,
Temen-temen mungkin tau bahwa untuk ikut WMM ini syaratnya usaha harus udah jalan konsisten dan beromzet gede, ampe ratusan bahkan miliaran rupiah,, tapi,, waktu itu usaha gue boro2 omzet ratusan juta, jalan konsisten aja kagak! haha,, tapi ya tapi,, waktu itu gue mikirnya yaudah lah, yang penting nyoba daftar,,! gue yakin sih ga akan keterima tapi, tg gue pikir waktu itu, siapa tau gue bisa dapet info bisnis lainnya dari lomba ini, siapa tau bisa dapet kesempatan lain dari lomba ini, siapa tau dan siapa tau,, sampai akhirnya, oke Fine, pas pengumuman, seperti yg gue duga bahwa gue gak lolos sama sekali, aaah,, yaudah lah, toh udah nyiapin mental juga buat gagal, jadi ya udah selow aja,, hehe,,
tapi ya, ini nih yang menarik, ini nih,,
waktu itu, saya lagi karantina BNI Creativepreneur di Jakarta,, terus tiba-tiba saya dapet telepon dari Bank Mandiri, duh, gue kan kaget, masa sih gue lolos? ah gak mungkin, eeeeh ternyata orang itu ngabarin kalau saya salah satu wirausaha yang dapet pendanaan dari pemerintah! hooo? gue melongo,, nyata-nyatanya, orang pemerintah itu kerjasama sama mandiri untuk mendata para wirausaha, mungkin karena waktu itu gue daftar WMM, tapi gak lolos, kan datanya udah ada tuh di panitia WMM, jadi dari list peserta yg gak lolos itulah, diambil orang2 yg bakal didanain sama pemerintah, WOOOOOW,,, asik kan bre?
itu lah kenapa saya selalu COBA, COBA dan COBA, toh ga ada salahnya juga, ga ada ruginya juga,,
ga usah malu, ga usah ragu, Insya Allah, rejeki akan ada aja buat orang yang berani mencoba.. so, mencoba juga bagian dari ikhtiar kita untuk dapat yg lebih baik kan?
jadi,, itulah sedikit share ttg pengalaman saya ikut lomba bisnis, sebenernya kalo mau lebih rinci itu panjaaaaaaaang banget ceritanya, tapi mudah2an dari sini bisa diambil hikmahnya yaaa,,
siapa sih yg tau rejeki? yang penting kita berusaha yang terbaik aja untuk dapet yg terbaik dan diRidhoi Allah tentunya :)
See U at Next Post,, :D
Kembali lagi ke postingan sayaaaaa, hehe,,
kali ini saya mau berbagi cerita kepada para reader semua tentang pengalaman ikut lomba bisnis,,
ada hal menarik yg perlu kalian tau di postingan ini, apa tuh? hmm,, ikutin deh ceritanyaa :)
Kalau kita mau punya bisnis, tapi ga punya modal, gausah cemas bray! jangan jadikan modal uang sebagai alasan mutlak buat kita gak mulai-mulai bisnis, karena berdasarkan pengalaman, meski udah punya uang, tetep aja bisnisnya belom tentu berjalan konsisten,, hehe,,
Sebagai mahasiswa, kita harus bersyukur, karena, banyaaaak banget kesempatan yang bisa kita ambil, khususnya dapet modal usaha dan ikut lomba bisnis gratis,,
satu hal yg pertama, carilah lomba-lomba bisnis plan yang gratisan, tidak perlu pakai uang pendaftaran.. oke? biar klo ga menang ya santai laah,,, ga rugi2 amat,,
orang bilang ada yang namanya bisnis tanpa modal, ah,, buat gue,, ga ada tuh bisnis tanpa modal beneran, seenggaknya kita harus mengeluarkan energi untuk berpikir dalam membuat bisnis plan, harus keluar biaya internet buat ngirim proposal, dll,, jadi ada aja pengorbanan yang harus kita lakukan,,
gak ada sesuatu tanpa pengorbanan bray!,,
Awal kali saya pertama bikin bisnis plan, saya kirimin ke PMW di kampus tahun 2012, alhamdulillah lolos, karena bantuan temen saya tentunya,, pas itu, proposal udah jadi, tapi ternyata Deadline pengumpulan mepet dan saya lagi ada di Bogor, waktu itu saya ngajuinnya atas nama individu aja, jadinya saya minta tolong temen saya yg ada di Bandung, untuk minta tolong ngumpulin, akhirnya saya berpartner sama temen saya itu, dan karena temen saya bersedia ngumpulin, saya masukin namanya di proposal, Alhamdulillah karena jadi dikumpulin itu, jadi dapet modal dari PMW, thx for my friend :) ,,
awalnya saya ragu sama ide bisnis saya, tapiii,, ah waktu itu saya pikir, COBA,,! COBA AJA! YANG PENTING NYOBA! toh ga ada ruginya juga, mungkin udah keluar energi buat bikin bisnis plan, keluar dana buat ngprint, tapi itu kan ga seberapa, malahan ini ada peluang tapi gak dimanfaatin ITU YG RUGI BEUD..! jadi yaudah saya PD aja lah, ngumpulin itu proposal, padahal waktu itu juga syaratnya ada yg ga lengkap, tapi yaudah,, Bismillah,, kalo emg rejeki, Insya Allah ga kemana,,
Sebenernya ada byk hal yg mau saya ceritain saat PMW, tapi itu di postingan berikutnya yaaa,,
kita lanjut dulu,, intinya mah, mungkin waktu itu gue bisa aja nyerah untuk ga jadi ngumpulin proposal, tapi kita harus terus berpikir bray! pasti ada jalan keluar, dan minta bantuan temen lah salah satu jalannya :)
Selanjutnya,, waktu itu ada lomba BNI Creativepreneneur,,
Fa , dari mana sih lo tau info2 lomba? dari KEPO,, ya iyalah gue biasanya nyari2 info ttg lomba bisnis dari internet,, jadi suka dapet info lomba bisnis menarik ,, hehe, jadi klo emg udah niat mau ikut lomba2, USAHA lah sedikit, dengan KEPO-KEPO INFORMASI di Internet, jangan nunggu info dari orang lain,, ya ya,,
lanjut,,
waktu ikut lomba BNI Creativepreneur, itu kan gratisan, yaudah ikut, kebetulan juga ada ide, yaudah deh bikin proposalnya, terus dikirim,, awalnya ragu juga, duh ini ide gue kayaknya gak banget deh,, masa ide macem ngono, aneh deh,, tapi yaudah sih, cuek aja, toh panitianya juga gak kenal gue, ngapain malu kalo emang ternyata ide gue itu aneh, ah namanya juga bisnis kreatif, harus aneh dong,, dengan cara cuek dan mematikan rasa malu itu aja gue maju terus buat ngirimin proposal, dan Alhamdulillah, di suatu malam saat perjalanan pulang ke Bogor, dapet telepon dari panitia, bahwa saya masuk finalis 20 besar, WOOW, Alhamdulillah bangeeet,, ga nyangka aja, berarti ide gue lumayan,,
intinya, kita gausah ragu, sama ide kita, mungkin ya sempet kepikiran kalo ide kita ini nggak banget, tapi ngapain sih, cuek aja lah yaa,, justru kita bakal nyesel kalo ternyata ada orang yg pake ide yg mirip dengan ide kita dan dia berhasil,, itu JLEP banget bray..
oke, lanjut ke yg ketiga,, ini nih yg gue bilang menarik,,
ikut Wirausaha Muda Mandiri,,
gue juga pernah daftar jadi peserta WMM, bahkan 2 tahun terakhir ini ikut terus,, kenapa? ya pengen nyoba aja,, siapa tau berhasil gitu ya,, hehe,,
Temen-temen mungkin tau bahwa untuk ikut WMM ini syaratnya usaha harus udah jalan konsisten dan beromzet gede, ampe ratusan bahkan miliaran rupiah,, tapi,, waktu itu usaha gue boro2 omzet ratusan juta, jalan konsisten aja kagak! haha,, tapi ya tapi,, waktu itu gue mikirnya yaudah lah, yang penting nyoba daftar,,! gue yakin sih ga akan keterima tapi, tg gue pikir waktu itu, siapa tau gue bisa dapet info bisnis lainnya dari lomba ini, siapa tau bisa dapet kesempatan lain dari lomba ini, siapa tau dan siapa tau,, sampai akhirnya, oke Fine, pas pengumuman, seperti yg gue duga bahwa gue gak lolos sama sekali, aaah,, yaudah lah, toh udah nyiapin mental juga buat gagal, jadi ya udah selow aja,, hehe,,
tapi ya, ini nih yang menarik, ini nih,,
waktu itu, saya lagi karantina BNI Creativepreneur di Jakarta,, terus tiba-tiba saya dapet telepon dari Bank Mandiri, duh, gue kan kaget, masa sih gue lolos? ah gak mungkin, eeeeh ternyata orang itu ngabarin kalau saya salah satu wirausaha yang dapet pendanaan dari pemerintah! hooo? gue melongo,, nyata-nyatanya, orang pemerintah itu kerjasama sama mandiri untuk mendata para wirausaha, mungkin karena waktu itu gue daftar WMM, tapi gak lolos, kan datanya udah ada tuh di panitia WMM, jadi dari list peserta yg gak lolos itulah, diambil orang2 yg bakal didanain sama pemerintah, WOOOOOW,,, asik kan bre?
itu lah kenapa saya selalu COBA, COBA dan COBA, toh ga ada salahnya juga, ga ada ruginya juga,,
ga usah malu, ga usah ragu, Insya Allah, rejeki akan ada aja buat orang yang berani mencoba.. so, mencoba juga bagian dari ikhtiar kita untuk dapat yg lebih baik kan?
jadi,, itulah sedikit share ttg pengalaman saya ikut lomba bisnis, sebenernya kalo mau lebih rinci itu panjaaaaaaaang banget ceritanya, tapi mudah2an dari sini bisa diambil hikmahnya yaaa,,
siapa sih yg tau rejeki? yang penting kita berusaha yang terbaik aja untuk dapet yg terbaik dan diRidhoi Allah tentunya :)
See U at Next Post,, :D
HUTANG perhutangan,, kunci selamat finansial dunia akhirat
Bismillah,,
Annyong! hehe..
ketemu lagi nih sama tulisan saya di Jurnal Kehidupan,, hehe,,
pada postingan ini, saya mau menulis tentang hutang perhutangan, hehe,,
mudah2an menjadi pengingat kita semua yaa,,
Bismillah,,
Islam mengatur semua aspek kehidupan, bahkan rinci sampe hal-hal kecil,,
termasuk soal hutang ini, yang dianggap kecil dan disepelekan kadang-kadang..
padahal hal yang kecil ini dampaknya sangat besar kalau ga diperhatikan ya,,
apalagi masalah besar coba? klo hal kecil ada berdampak besar, hmm..
Berikut ini ada sebuah hadist tentang hutang,, cekidot..
bahkan sampai seseram ini,,
Rasulullah ga mau mensholati jenazah orang yang masih punya hutang,,
Dari Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:
Kami duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu didatangkanlah satu jenazah. Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak.”Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah shalatkanlah dia!” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Iya.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Ada, sebanyak 3 dinar.” Lalu beliau mensholati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkan lagi jenazah ketiga, lalu para sahabat berkata, “Shalatkanlah dia!” Beliau bertanya, “Apakah dia meningalkan sesuatu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka menjawab, “Ada tiga dinar.” Beliau berkata,“Shalatkanlah sahabat kalian ini.” Lantas Abu Qotadah berkata, “Wahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.” Kemudian beliau pun menyolatinya.” (HR. Bukhari no. 2289)
tetapi ada kabar gembira,,
karena itu, sebagai seorang muslim, kita harus benar-benar perhatikan hal ini ya guys, ngutang boleh sih,, tapi jgn lupa dicatet, bikin buku khusus catatan perhutangan, kalau bisa sih usahain gak ngutang, tapi kan kita kadang2 ada aja ya urusan tak terduga, nah saat terpaksa ngutang itulah, yg harus dicatet, dan diinget-inget, jangan sampe org yg kita utangin itu bosen nagih utangnya ke kita, jangan sampe lagi dia nagih utangnya di akhirat, aduuuuuhh, rugi beud itu mah,,
Annyong! hehe..
ketemu lagi nih sama tulisan saya di Jurnal Kehidupan,, hehe,,
pada postingan ini, saya mau menulis tentang hutang perhutangan, hehe,,
mudah2an menjadi pengingat kita semua yaa,,
Bismillah,,
Islam mengatur semua aspek kehidupan, bahkan rinci sampe hal-hal kecil,,
termasuk soal hutang ini, yang dianggap kecil dan disepelekan kadang-kadang..
padahal hal yang kecil ini dampaknya sangat besar kalau ga diperhatikan ya,,
apalagi masalah besar coba? klo hal kecil ada berdampak besar, hmm..
Berikut ini ada sebuah hadist tentang hutang,, cekidot..
Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ
“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga.” (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”
“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohihbahkan sampai seseram ini,,
Rasulullah ga mau mensholati jenazah orang yang masih punya hutang,,
Dari Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:
Kami duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu didatangkanlah satu jenazah. Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak.”Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah shalatkanlah dia!” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Iya.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Ada, sebanyak 3 dinar.” Lalu beliau mensholati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkan lagi jenazah ketiga, lalu para sahabat berkata, “Shalatkanlah dia!” Beliau bertanya, “Apakah dia meningalkan sesuatu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka menjawab, “Ada tiga dinar.” Beliau berkata,“Shalatkanlah sahabat kalian ini.” Lantas Abu Qotadah berkata, “Wahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.” Kemudian beliau pun menyolatinya.” (HR. Bukhari no. 2289)
tetapi ada kabar gembira,,
Berbahagialah Orang yang Berniat Melunasi Hutangnya
كَانَتْ تَدَّانُ دَيْنًا فَقَالَ لَهَا بَعْضُ أَهْلِهَا لاَ تَفْعَلِى وَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلَيْهَا قَالَتْ بَلَى إِنِّى سَمِعْتُ نَبِيِّى وَخَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدَّانُ دَيْنًا يَعْلَمُ اللَّهُ مِنْهُ أَنَّهُ يُرِيدُ أَدَاءَهُ إِلاَّ أَدَّاهُ اللَّهُ عَنْهُ فِى الدُّنْيَا ».
Dulu Maimunah ingin berhutang. Lalu di antara kerabatnya ada yang mengatakan, “Jangan kamu lakukan itu!” Sebagian kerabatnya ini mengingkari perbuatan Maimunah tersebut. Lalu Maimunah mengatakan, “Iya. Sesungguhnya aku mendengar Nabi dan kekasihku shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang muslim memiliki hutang dan Allah mengetahui bahwa dia berniat ingin melunasi hutang tersebut, maka Allah akan memudahkan baginya untuk melunasi hutang tersebut di dunia.” (HR. Ibnu Majah no. 2399. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih kecuali kalimat fid dunya -di dunia-)
Dari hadits ini ada pelajaran yang sangat berharga yaitu boleh saja kita berhutang, namun harus berniat untuk mengembalikannya. Perhatikanlah perkataan Maimunah di atas.
Juga terdapat hadits dari ‘Abdullah bin Ja’far, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الدَّائِنِ حَتَّى يَقْضِىَ دَيْنَهُ مَا لَمْ يَكُنْ فِيمَا يَكْرَهُ اللَّهُ
“Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 2400. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)
Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam membayar hutang. Ketika dia mampu, dia langsung melunasinya atau melunasi sebagiannya jika dia tidak mampu melunasi seluruhnya. Sikap seperti inilah yang akan menimbulkan hubungan baik antara orang yang berhutang dan yang memberi hutangan.
karena itu, sebagai seorang muslim, kita harus benar-benar perhatikan hal ini ya guys, ngutang boleh sih,, tapi jgn lupa dicatet, bikin buku khusus catatan perhutangan, kalau bisa sih usahain gak ngutang, tapi kan kita kadang2 ada aja ya urusan tak terduga, nah saat terpaksa ngutang itulah, yg harus dicatet, dan diinget-inget, jangan sampe org yg kita utangin itu bosen nagih utangnya ke kita, jangan sampe lagi dia nagih utangnya di akhirat, aduuuuuhh, rugi beud itu mah,,
ya, karena itu, beserta postingan ini, sekali lagi saya WORO-WORO, buat teman-teman para reader yg merasa masih saya hutangin, entah itu janji ngapain, entah itu utang harta/uang, apa aja pokoknya tagih ya,, jangan sungkan, jangan sampe saya menerima tagihan di akhirat, karena,, hutang yg ditagih di akhirat akan dibayar dengan kebaikan,, huaaaa T_T kebaikan saya aja gak tau banyak apa nggak, takutnya malahan jadi minus tabungan akhirat saya, OOH NOO! so,, selagi masih ada kemampuan untuk melunasi, maka saya akan lunasi,, oke bray!
atau, kalau mau diikhlaskan itu lebih baik, jadi sedekah untuk kalian, hehe,, mudah2an kita semua dimudahkan oleh Allah untuk melunasi hutang2 kita,,
MARI KITA JADI HAMBA YANG MERDEKA! MERDEKA DARI HUTANG PERHUTANGAN,, YEAAAH!!! :)
atau, kalau mau diikhlaskan itu lebih baik, jadi sedekah untuk kalian, hehe,, mudah2an kita semua dimudahkan oleh Allah untuk melunasi hutang2 kita,,
MARI KITA JADI HAMBA YANG MERDEKA! MERDEKA DARI HUTANG PERHUTANGAN,, YEAAAH!!! :)
Senin, 07 Juli 2014
Mengisi Liburan : Belajar Hanguko..
Annyong Haseyo! heheee,,
Teman-teman, liburan ini kalian ngapain? hmmm,,,
Kalo aku mah, berhubung lagi break ngerjain skripsi, (Break = ga ada ide) jadinya pulang deh ke Bogor,, hehe.. daripada di Bandung, ga ada temen, sepi, sendiri, dan begitu membosankan, lebih baik pulang, meski kalo di Bandung sebenernya banyak agenda yang bisa diikutin, tapi,, bosen ah, dari tingkat 1 itu mulu agenda yg diikutin, jadi mau nyari yg baru aja di Bogor,,
sebenernya di Bogor agendanya gak sebanyak di Bandung, tapi ya saya cari2 agenda aja, cari2 kesibukan yang bermanfaat, bukan cuman iseng aja sih, emang udah di targetin juga,, haha
salah satunya bikin sertifikat TOEFL yg baru sama sertifikat bahasa asing selain Inggris.. hoho..
ada bagusnya juga punya rumah di deket universitas ya, bisa nebeng kursus atau ikut kuliah umum, dapet ilmu gratis, hhe, jadi manfaatin deh tuh.. sebenernya di ITB juga ada sih tes TOEFL, sama kursus bahasa, tapi ya itu, males aja liburan di Bandung, bosen, pengen nyari suasana belajar yg baru juga, jadi aja saya nyoba main ke IPB, ya iseng aja nanya2 ke UPT bahasanya, yg lagi dibuka kursus apa aja, eh ada kursus Bahasa Korea, yaudah ah ikutan, bayarnya cuman 300 ribuan udah sama bukunya,, selama kurang lebih 3 bulan hoho,,
lumayan, selain menambah skill kemampuan bahasa, bisa juga melatih otak kanan supaya lebih kreatif, biar gak tumpul dipake liburan kalo cuman tidur dan nonton TV doang,, hehe,,
Lesnya itu di IPB Darmaga, awalnya saya nanya yg UPT di Jl Pajajaran, tapi itu mah kan kampus S2 ya, jadi gak banyak peserta yg ikut les, yaudah jadi direkomendasikan buat ke yg di Darmaga,, pas kesana, eh iya, kelasnya udah mulai beberapa pertemuan, saya ketinggalan sebenernya tapi yaudah lah kan masih bisa dikejar, yaudah deh,,
ini nih depan UPT bahasanya ada danau, hijau,,, hehe
ini foto sonsaengnim (gurunya) waktu meriksa PR, haha penting banget yak, ya iseng aja foto2,,
oh iya, gurunya orang korea asli lhoo,, kemaren ada temennya juga dari korea ikut masuk kelas lhoo,, kata temen2 saya sih ganteng dan macho, haha, tapi biasa aja ah,,
ini ruang kelasnya, iseng aja kalo pada belom datang ya foto2 begini, hehe
Nah, lesnya itu biasanya kalo bukan bulan puasa, mulai dari jam 4 sampe jam stg 9 mlm, ada istirahatnya 2 kali, pas magrib sama isya, sonsaengnimnya toleransi bgt sih menurut saya, soalnya istirahatnya setengah jam untuk solat, hehe, naaaah pas istirahat juga biasnya sambil nunggu yg pada solat, suka ditampilin video-video reality show korea ataupun K-POP gitu,, nih kayak gini, tapi yg ini gambar videonya ga jelas ya,, ini sih lagi video ttg reality show gitu.. meski ga terlalu ngerti tapi suka lucu aja, haha
Kalo soal metode mengajar, asik sih menurut saya, gak ngebosenin, soalnya sering pake alat peraga dan gambar, games juga, contohnya hari ini aja tadi main bingo, dan yg menang dikasih permen ginseng, kayak gini, hohoho,,,
ya, kira2 begitulah, jadi kalo niat mau ikut kursus, coba aja tanya2 ke UPT bahasanya, yg di Bogor ya di IPB, yg di depok UI mungkin, iseng aja nanya, sambil main,, hehe kalo emang minat ya ikut daftar, soalnya kalo di institusi gitu kan lebih murah ya,, jadi lumayan, bisa mengisi liburan dengan hal manfaat, sekalian menambah skill bahasa kita juga,, :D
Mudah2an bermanfaat breh,,
Pengalaman Bisnis : Hampir Kena Tipu Belasan Juta
Bismillah,,
ehm,, kali ini saya mau sedikit berbagi ttg pengalaman saat berbisnis,,
orang bilang, untuk jadi pengusaha sukses, kita harus kena tipu dulu,, haduuuh,, tapi kalo kita bisa belajar dari pengalaman, mudah2an bisa meminimalisir peluang kita ditipu,,
tapi kali ini kasusnya hampir ditipu, jadi uangnya sempet hilang, tapi alhamdulillah kembali lagi, ini dia ceritanya...
Waktu itu, tahun 2013,, saat itu saya diamanahi untuk menjadi bendahara alias pemegang uang sebuah program mahasiswa untuk pengembangan desa, uang yang saya pegang saat itu sekitar 14 juta,, nah saat itu juga saya sedang usaha kecil2an, waktu itu jualan bros rajutan buatan temen, bukan buatan saya,, saya promosiin jualan saya di toko bagus, di FB, dll,,
Suatu malam, ada telpon masuk yg mengagetkan saya sekaligus membuat saya seneng sebenernya, entah mungkin tau no saya dari postingan di tokobagus atau di fb, telp dari ibu2 yg ngakunya dari Riau, mau pesen bros saya sebanyak 200 biji kalo ga salah, untuk souvenir nikahan, kalo diitung2 saya bisa dapet untung 500 ribuan kalo gak salah, harga brosnya 3500, saya jual 6000 hehe,,
nah, singkat cerita, ibu2 itu bilang kalau besok langsung dikirim uangnya,, ya saya tunggu lah telpon dari dia untuk ngabarin kalo uangnya udah di tranfer ke rekening saya, oh iya, waktu itu, saya menyarankan untuk kirim uangnya ke rekening atas mamah saya aja, yg kebetulan ATMnya lg saya pegang, tapi ibu itu bilang harus dikirim ke rekening atas nama saya, padahal waktu itu saya sengaja misahin uang pribadi sama uang kegiatan mahasiswa, uang pribadi bulanan yg di atm mamah saya, yg uang kegiatan mahasiswa itu justru saya simpen di rekening saya pribadi,,
pelajaran pertama, mungkin justru uang org lain dipisahinnya jgn di rekening pribadi ya, lebih baik bikin rekening baru atau rekening lain yg jarang dipake..
akhirnya, besoknya sekitar jam 5 sore saya dapet telepon, katanya dia udah tranfer,, alhasil saya langsung ke ATM dong, buat ngecek,, naaah, pas dicek, ternyata kok gak nambah2 ya saldonya? si ibu itu nelpon kalo lagi ada gangguan jadi gak bisa tranfer, gue suruh tunggu dulu dan standby di atm,,
gak lama, dia, si ibu yg mesen bros ke saya itu nelp lagi, kalo bakal ada pihak bank yg akan membantu untuk proses tranfer,, waktu itu saya gak mikir kalo lagi jd target korban penipuan melalui hipnotis ATM,, yah singkat cerita, telpon dialihkan ke bapak2 yg katanya dari pihak bank terkait, saya dikasih instruksi melalui telepon itu, mulai dari buka pintu atm, sampe melakukan tranferan ke rekening dia,, dan bodohnya gue, kenapa kok gue mau2 aja ya? dodol kan? yak namanya juga penipuan, tapi untungnya gue sadar saat struk tranferan itu keluar dan si bapak suruh gue robek-robek itu struk,, saya langsung mikir, kok aneh sih? ya Allaaaah, seketika itu juga saya sadar, dan itu struk gue pegang erat2, dan gak gue robek, instruksi terakhir bapak itu gak gue ikutin, gue langsung lari sekencang2nya sambil nangis ke ATM CENTER terdekat di kampus, karena panik, gue telpon mamah, cuman sekedar ngabarin kalo abis kena tipu, abis itu langsung ngejar lari ke bank, takutnya udah tutup.. dan bener lah itu bank udah tutup, tapi gue masuk aja,, dan alhamdulillah masih ada orang, aduh sumpah waktu itu gue malu banget, sambil nangis gue laporan ke bank, kalo abis kena tipu, dan langsung ngasihin itu struk transferan ke mereka,, dengan harapan itu uang bisa kembali ke rekening guee,, huks huks
orang banknya bilang, sambil ngecek bukti tranferan, katanya uangnya udah dibekukan, jadi belum bisa diambil sama si penipu, besar kemungkinan bisa kembali lagi ke rekening gue,, huaaaaaah alhamdulillah,, masalahnya itu bukan uang guee,, gimana gua mau gantiinyaa? hiks,,
yaudah abis itu gue disuruh bikin surat keterangan kepolisian sama surat pernyataan segala macem, sejak peristiwa itu hati gue bener2 gak tenang, deg2an terus, maunya nangis terus, hiks,, langsung aja lah saya urus semua surat2 itu, ke kantor polisi sampe jam 9an malem sendiri,, huks,, apa2 dilakuin sendiri,, sedih beud,,
bahkan waktu itu saya ragu mah ngasih tau ke ketua program mahasiswa kalo uangnya lagi kena tipu,, gue cuman berharap si ketua gak minta uang dulu buat program selama seminggu ini, dan alhamdulillah, semua ini gue rahasiakan dari si ketua program itu.. hehe
singkat ceritaaa,,, seminggu kemudian pihak bank nelpon, kalo uangnya sudah ditranfer kembali ke rekening saya, Alhamdulillaaaaahh,, huaaaaaaa legaaaaaaaa,,,,, setelah itu hati saya baru tenang,,
setelah itu, saya langsung buru-buru merapikan catatang keuangan program selama ini, dengan tujuan biar uangnya bisa segera dikembalikan ke ketua dan dipegang sama ketuanya aja, karena programnya juga udah hampir selesai, tanpa bercerita apapun, akhirnya saya tranfer itu uang ke rekening ketua tidak lama kemudian, karena sedikit trauma, gak mau megang uang orang dulu,, huhu..
dan sejujurnya peristiwa ini saya selalu rahasiakan, hehe,,
tapi akhirnya saya tulis disini siapa tau bisa memberi sedikit pembelajaran dari pengalaman, supaya gak ada yg tertipu seperti gue, alhamdulillahnya ini judulnya hampir ketipu, gak ketipu beneran, karena uangnya masih kembali,, ya Allah tapi ini jd bekal pelajaran bgt buat modal usaha ke depan,,
hikmahnya,,
-jgn seneng dulu lah kalo dapet orderan gede dari org yg gak jelas dan belom dikenal
-jgn nyimpen uang banyak2 di bank, simpen aja di bawah bantal hehe :p
-selalu waspada dan berdzikir pada setiap kesempatan, biar gak kena hipnotis
-hati2 kalau modus penipuan lewat telpon di atm itu memang ada, so,, hati2 yaa,, tentu masih banyak modus yg lain, kita harus ekstra hati2,,
mungkin itu aja yg mau saya share pada tulisan kali ini, mudah2an ada ibrohnya,, :D
see u at next posting,, hehe
ehm,, kali ini saya mau sedikit berbagi ttg pengalaman saat berbisnis,,
orang bilang, untuk jadi pengusaha sukses, kita harus kena tipu dulu,, haduuuh,, tapi kalo kita bisa belajar dari pengalaman, mudah2an bisa meminimalisir peluang kita ditipu,,
tapi kali ini kasusnya hampir ditipu, jadi uangnya sempet hilang, tapi alhamdulillah kembali lagi, ini dia ceritanya...
Waktu itu, tahun 2013,, saat itu saya diamanahi untuk menjadi bendahara alias pemegang uang sebuah program mahasiswa untuk pengembangan desa, uang yang saya pegang saat itu sekitar 14 juta,, nah saat itu juga saya sedang usaha kecil2an, waktu itu jualan bros rajutan buatan temen, bukan buatan saya,, saya promosiin jualan saya di toko bagus, di FB, dll,,
Suatu malam, ada telpon masuk yg mengagetkan saya sekaligus membuat saya seneng sebenernya, entah mungkin tau no saya dari postingan di tokobagus atau di fb, telp dari ibu2 yg ngakunya dari Riau, mau pesen bros saya sebanyak 200 biji kalo ga salah, untuk souvenir nikahan, kalo diitung2 saya bisa dapet untung 500 ribuan kalo gak salah, harga brosnya 3500, saya jual 6000 hehe,,
nah, singkat cerita, ibu2 itu bilang kalau besok langsung dikirim uangnya,, ya saya tunggu lah telpon dari dia untuk ngabarin kalo uangnya udah di tranfer ke rekening saya, oh iya, waktu itu, saya menyarankan untuk kirim uangnya ke rekening atas mamah saya aja, yg kebetulan ATMnya lg saya pegang, tapi ibu itu bilang harus dikirim ke rekening atas nama saya, padahal waktu itu saya sengaja misahin uang pribadi sama uang kegiatan mahasiswa, uang pribadi bulanan yg di atm mamah saya, yg uang kegiatan mahasiswa itu justru saya simpen di rekening saya pribadi,,
pelajaran pertama, mungkin justru uang org lain dipisahinnya jgn di rekening pribadi ya, lebih baik bikin rekening baru atau rekening lain yg jarang dipake..
akhirnya, besoknya sekitar jam 5 sore saya dapet telepon, katanya dia udah tranfer,, alhasil saya langsung ke ATM dong, buat ngecek,, naaah, pas dicek, ternyata kok gak nambah2 ya saldonya? si ibu itu nelpon kalo lagi ada gangguan jadi gak bisa tranfer, gue suruh tunggu dulu dan standby di atm,,
gak lama, dia, si ibu yg mesen bros ke saya itu nelp lagi, kalo bakal ada pihak bank yg akan membantu untuk proses tranfer,, waktu itu saya gak mikir kalo lagi jd target korban penipuan melalui hipnotis ATM,, yah singkat cerita, telpon dialihkan ke bapak2 yg katanya dari pihak bank terkait, saya dikasih instruksi melalui telepon itu, mulai dari buka pintu atm, sampe melakukan tranferan ke rekening dia,, dan bodohnya gue, kenapa kok gue mau2 aja ya? dodol kan? yak namanya juga penipuan, tapi untungnya gue sadar saat struk tranferan itu keluar dan si bapak suruh gue robek-robek itu struk,, saya langsung mikir, kok aneh sih? ya Allaaaah, seketika itu juga saya sadar, dan itu struk gue pegang erat2, dan gak gue robek, instruksi terakhir bapak itu gak gue ikutin, gue langsung lari sekencang2nya sambil nangis ke ATM CENTER terdekat di kampus, karena panik, gue telpon mamah, cuman sekedar ngabarin kalo abis kena tipu, abis itu langsung ngejar lari ke bank, takutnya udah tutup.. dan bener lah itu bank udah tutup, tapi gue masuk aja,, dan alhamdulillah masih ada orang, aduh sumpah waktu itu gue malu banget, sambil nangis gue laporan ke bank, kalo abis kena tipu, dan langsung ngasihin itu struk transferan ke mereka,, dengan harapan itu uang bisa kembali ke rekening guee,, huks huks
orang banknya bilang, sambil ngecek bukti tranferan, katanya uangnya udah dibekukan, jadi belum bisa diambil sama si penipu, besar kemungkinan bisa kembali lagi ke rekening gue,, huaaaaaah alhamdulillah,, masalahnya itu bukan uang guee,, gimana gua mau gantiinyaa? hiks,,
yaudah abis itu gue disuruh bikin surat keterangan kepolisian sama surat pernyataan segala macem, sejak peristiwa itu hati gue bener2 gak tenang, deg2an terus, maunya nangis terus, hiks,, langsung aja lah saya urus semua surat2 itu, ke kantor polisi sampe jam 9an malem sendiri,, huks,, apa2 dilakuin sendiri,, sedih beud,,
bahkan waktu itu saya ragu mah ngasih tau ke ketua program mahasiswa kalo uangnya lagi kena tipu,, gue cuman berharap si ketua gak minta uang dulu buat program selama seminggu ini, dan alhamdulillah, semua ini gue rahasiakan dari si ketua program itu.. hehe
singkat ceritaaa,,, seminggu kemudian pihak bank nelpon, kalo uangnya sudah ditranfer kembali ke rekening saya, Alhamdulillaaaaahh,, huaaaaaaa legaaaaaaaa,,,,, setelah itu hati saya baru tenang,,
setelah itu, saya langsung buru-buru merapikan catatang keuangan program selama ini, dengan tujuan biar uangnya bisa segera dikembalikan ke ketua dan dipegang sama ketuanya aja, karena programnya juga udah hampir selesai, tanpa bercerita apapun, akhirnya saya tranfer itu uang ke rekening ketua tidak lama kemudian, karena sedikit trauma, gak mau megang uang orang dulu,, huhu..
dan sejujurnya peristiwa ini saya selalu rahasiakan, hehe,,
tapi akhirnya saya tulis disini siapa tau bisa memberi sedikit pembelajaran dari pengalaman, supaya gak ada yg tertipu seperti gue, alhamdulillahnya ini judulnya hampir ketipu, gak ketipu beneran, karena uangnya masih kembali,, ya Allah tapi ini jd bekal pelajaran bgt buat modal usaha ke depan,,
hikmahnya,,
-jgn seneng dulu lah kalo dapet orderan gede dari org yg gak jelas dan belom dikenal
-jgn nyimpen uang banyak2 di bank, simpen aja di bawah bantal hehe :p
-selalu waspada dan berdzikir pada setiap kesempatan, biar gak kena hipnotis
-hati2 kalau modus penipuan lewat telpon di atm itu memang ada, so,, hati2 yaa,, tentu masih banyak modus yg lain, kita harus ekstra hati2,,
mungkin itu aja yg mau saya share pada tulisan kali ini, mudah2an ada ibrohnya,, :D
see u at next posting,, hehe
Selasa, 01 Juli 2014
Awal Mula Belajar dan Jualan Flanel Craft
Bismillah,,
Hallo my reader,, :)
seneng deh bisa sempet nulis lagi di bulan Ramadhan ini,, :3
Hmm, kali ini saya mau ngshare nih tentang pengalaman saat pertama kali saya bercraft ria dengan kain flanel, hehe,, meskipun sekedar share,, mudah2an ada manfaatnya ya,, cekidot..
Pertama kali saya tau kain flanel itu saat kelas 1 SMP, yap! saat pelajaran ekonomi, saya inget dulu kami dibikin kelompok dan disuruh jualan sesuatu, naaaah,, grup jualan temen saya itu, dia jualan semacam pin hurup dari kain flanel, awalnya saya masih belum tau, klo itu namanya kain flanel, jadi saya tanya-tanya ke salah satu anggota kelompok itu,, awalnya basa basi dlu, "ini kamu bikin dan jahit sendiri? wooooow keren banget" kurang lebih begitu,, dia jawab "gak lah,, dibantuin sodara aku yang bisa jahit",, oooooooooooh,, saya ber'oh' aja, sambil merhatiin itu pin gimana cara bikinnya, sambil saya liat itu jaitan gimana polanya biar bisa kayak gitu, karena penasaran dan merasa tertarik, saya to de poin aja, "ini cara jaitnya gimana sih?",, dan temen saya pun akhirnya ngajarin sayaaa,, wuhuuuu,,! yeyey!,, mulai dari situ, saya baru tahu tentang tusuk feston, dari temen saya itu saya belajar jahit pake pola tusuk feston, beberapa kali langsung bisa, yaiyalah tusuk feston mah emang dasar banget, sayanya aja yg gak tau, taunya cuman tusuk jelujur haha,,
So, setelah itu, saya coba2 lagi belajar di rumah sendiri, karena waktu awal banget jaitannya masih acakadut, tapi seiring berjalannya waktu, makin membaik,, waktu itu saya iseng aja, kan jualan temen saya itu cuman pin 1 hurup aja, misal pinnya itu bentuk lope, tapi di tengahnya ada inisial huruf gitu,, ya cem2 gitulah,, nah, saya coba untuk bikin yang beda, yaitu bikin gantungan nama dari kain flanel, gak cuma inisial aja, tapi juga nama panggilan.. saya bikinlah itu gantungan, pertama buat saya sendiri terus buat adik-adik saya, haha,,
Naaah,, ternyata setelah saya bikin gantungan nama itu, temen adik saya ada yang pesen, wooow,, lumayan breeh, saya coba buatin deh itu pesenan, waktu itu saya jual kalo ga salah per hurupnya Rp500 atau per namanya Rp2000 lupa euy saya, tp yg penting untungnya lumayan,, cumaaan yaaa itu, karena yg bikin saya sendiri, kadang harus begadang buat bikin pesenan, kadang kalo lagi males, pesenan juga ga dikerjain, haha, namanya juga anak SMP,,
tapi alhamdulillah dari hasil jualan itu, bisa buat jajan sendiri, hehe,, waktu itu pelanggan saya anak-anak SD temen adik saya, kalo dari kalangan temen2 saya di kelas, malah ga ada pesenan, karenaaa,, jujur saya sendiri waktu itu malu banget jualan ke temen2, hehe,, karena saya kan introvert abis, hoho, jadi saya manfaatkan adik2 saya untuk nawarin ke temen2nya, dan saya yg buat pesenannya,, hasilnya bagi2 doong, kadang2 sih,, hehe
so, saya bisa dapet hikmah disini kalo, peminat kerajinan kain flanel itu kebanyakan anak SD, tapi resikonya harus dijual dengan harga terjangkau sama kantong anak SD, alhasil kita jual produk murah jadinya,, temen saya ada yg nanya dulu, "Fa, kamu kalo bisnis jualan yg agak mahal gitu, jgn yg murah2".. yaaa mau gimana lagi, target pasar saya kan anak SD, dan bukan dari kalangan elite, alias kalangan menengah biasa, jadi harganya disesuaikan,, hehe, tapi itu juga udah untung kok Alhmadulillah,, :D
dan satu lagi, menurut saya, sifat KEPO itu perlu dipelihara, haha,, pastinya bukan untuk hal2 gak penting, seperti KEPOin org yg disuka, meski saya pernah sih, hehe, tapi maksudnya lebih kepo sama hal2 yg bisa menambah pengetahuan dan skill kita, ga usah malu2 bertanya, saya jujur orangnya pemalu, tapi karena org yg saya tanya itu temen saya, dan dia juga cewek, jadinya saya ya berani2 aja nanya2, kalo org yg saya tanya itu misal ga terlalu deket dan dia cowok, mungkin saya juga ga jadi nanya sih, dan kalopun nanya gak akan sedetail itu sampe minta diajarin, hoho,,
tapi ya tetep aja dicoba untuk bertanya kepada siapapun itu, kalo emg tertarik menjahit dan pengen tau ya tanya aja, pasti dikasih tau dan diajarin, itu juga kan bisa jadi amal jariyah buat yg mengajarkan, Insya Allah kalo dia ikhlas mengharap Ridho Allah, saya juga kalo udah bisa mah mau2 aja kok ngajarin, meski belum jago2 amat sih,, hehe,,
Itu aja dlu breeh yg mau dishare, mudah2an ada manfaatnya,, :)
kalo ada yg keliru itu dari saya pribadi karena lupa, maaphin yaaak,, hehe
See u at next posting,, :)
makasih udah setia jadi pembaca blog saya,,, (GEER siapa juga pembaca setianya? haha) siapa aja dah yg udah baca, makasih,, mudah2an ada hikmahnya yaaa,,
Langganan:
Postingan (Atom)
Hikmah Tak Ada Air
Bismillah Hari ini mulai sore tadi pompa air di rumah ga nyala. Jadinya gak bisa mandi sampai jam 10 baru nyala lagi. Gak betah banget, ge...
-
Tadinya sempet kepikiran mau S2, karena ceritanya mau bales dendam, karena pas S1, prestasinya pas2an,, but, setelah dipikir2, ogah ah,, apa...
-
Bismillah,, Berhubungan sama namanya, kupas tuntas kulit, Insya Allah saya mau sedikit share tentang luarnya SITH BIOLOGI ITB nih, kenapa ...
-
Bismillah, mudah2an saya bisa ngshare sesuatu yang bermanfaat nih ya, bukan hanya sekedar menaikkan statistik blog aja, tapi apa yang dituli...













