Kamis, 21 Juni 2012

BANDUNG IS WAR CITY, naon sih?



Mah, akhirnya aku sampai lagi di Bandung, oh...
Aku berada di medan perang sekarang,, eaaaa..
Aku harus berperang melawan IP, melawan hasrat untuk selalu pulang..
Menahan diri dari makan ketika tidak punya uang..
Melawan lelah saat berjalan ketika tidak ada ongkos pulang.. ooh..
Banyak sekali musuh yg harus kulawan..
Rasa minder, malas, sombong,, humm,, perasaan yg satu ini amat riskan, karena sangat tipis dengan percaya diri.. umm..
Aku butuh semangat dan motivasi yg kuat..
Jika aku tak ingat bagaimana perjuangan saat masuk kuliah,,
Tentu aku akan mengundurkan diri saja.. oh..
Terkadang aku frustasi mama..
Kukira merantau itu enak,, ternyata tidak.. hiks,,
Tapi aku berusaha untuk tidak berputus asa dari Rahmat Allah mah,,
Berharap Allah akan mendatangkan pertolongan padaku suatu hari nanti..
Bandung... kota yg menarik sebagai tujuan liburan..
Kota yang menyenangkan bagi sebagian orang..
Tapi bagiku, Bandung adalah medan perang.. huhu..

MENULIS SEBUAH BUKU



Siapa yang tidak ingin punya buku? Kalau kita tahu manfaatnya pasti semua orang pengen punya buku. Buku itu dapat menjadi amal jariyah bagi penulisnya.. tahukah kau cerita tentang, seseorang yang sedikit amalnya namun ketika ditimbang ternyata kebaikannya sangat berat? Ketika ditanya, Rasulullah menjawab, amalanmu memang sedikit, tapi sudah banyak orang yang terinspirasi oleh tulisanmu, sehingga membuat mereka lebih baik. Inilah yang terus mengalirkan pahala pada seorang penulis, sehingga bisa menginspirasi orang lain untuk menjadi lebih baik. Apakah kau tidak mau? Memulai menulis sangat mudah, mulai saja dengan menulis blog, apapun itu,, tulislah! Curhatanmu, pengalamanmu, sebagai sarana melatih kemampuan menulis. Biarkan saja orang lain yang bilang kalau tulisanmu itu sampah! Ah,, padahal orang itu saja belum tentu bisa menulis, dan belum tentu juga tulisannya bagus, peduli amat sih,, haha.. mulai saja dari hal kecil, pengalaman  yg bisa kau share, karena semua orang punya pengalaman yg berbeda-beda..
Ya, ingat dengan cerita di awal tadi,
Aku jadi ingin membuat tulisan yg lebih baik, lebih bagus, sehingga bisa lebih menginspirasi banyak orang, bisa membuat orang jadi lebih baik, tanpa harus capek2 kita berkoar2.. haha..
Doakan ya teman2,, sebenernya baru menyusun kerangka sih,, hehe,, pengennya bikin buku buat remaja tentang produktivitas. Ah,, berat bukan, karena kita tidak bisa menulis begitu saja, tanpa kita juga melakukannya, benar bukan? Jadi, sebetulnya yg berat adalah melakukan apa yg kita tulis/katakan, tapi bukannya tidak bisa kan?,, hanya butuh waktu untuk proses.. doakan ya, semoga aku bisa jadi remaja yg produktif dulu sebelum menulis buku tentang produktivitas.. sehingga buku perdanaku bisa rampung, dan bisa segera bermanfaat.. Amiiin.. :D

BUKU.. Is My Love..



Haha, dulu aku merasa aneh dengan orang2 yg sangat menyukai buku, bahkan sampai dibilang buku adalah istri pertama dan istri yang sesungguhnya adalah istri kedua.. ah, benar2 lebay.. tapi entah mengapa, akhir2 ini aku suka baca buku, selalu merasa ingin tahu banyak hal, karena merasa masih banyak yg belum aku tahu, ya, ilmu Allah sangat luas. Banyak hal menarik diluar sana, di luar bidang kita yang belum kita ketahui..
Bahkan, ketika ada Book Fair, hampir saja aku menghabiskan semua uang dalam dompetku.. tapi aku tidak menyesal.. untuk sebuah ilmu, tidak ada uang yang dikeluarkan secara sia-sia.. wanita memang suka belanja,,! Ya! Salah satunya aku,, tapi, daripada belanja sepatu, baju, kosmetik dsb lebih baik aku belanja buku! Oh, menggiurkan ,, haha.. untuk sepatu, baju, kosmetik, tas, yang penting ada yang bisa aku gunakan, kalau masih ada, ngapain beli lagi? Haha..
Sengaja aku belikan hadiah untuk adik2ku buku khusus pengembangan untuk remaja, semisal potret ikhwan sejati, buku itu aku berikan pada adikku yang baru masuk SMA, supaya dia tidak terjebak dalam pergaulan bebas di sekolahnya, supaya dia bisa jadi pentolan yang baik di sekolahnya.. karena aku menyadari keterbatasanku untuk selalu mengawasinya.. untuk cerewet menasehatinya, ah, dia kan sudah besar, biarlah dia tahu sendiri mana yg baik dan yg tidak, aku hanya mengarahkan,, kesibukan dan amanah di kampus sudah cukup menyita waktu, tapi aku tak ingin meninggalkan kewajibanku untuk mengingatkan dan menjaga keluargaku,, dan dengan cara itulah semoga keluargaku bisa tetap terjaga selalu dalam kebaikan,, amiiin,, aku khawatir karena dunia sudah semakin aneh,, bahaya kalau sampai terjebak,, hah,, ya Allah.. berikanlah perlindungan untuk keluargaku di dunia dan akhirat.. 

Hanya DUA HAL yang kupegang..!



AlQuran dan Sunnah..
Rasulullah SAW pernah bilang, tentu saja bukan padaku, tapi pada seluruh umatnya, bahwa “Aku wariskan 2 hal kepada umatku, yaitu Alquran dan sunnah. Barangsiapa yang berpegang teguh pada keduanya, maka ia akan selamat dunia akhirat.. ” kurang lebih begitu, koreksi kalau salah ya.. :D
Jadi, maaf saja, mungkin aku dibilang frontal karena kiblat pemikiranku aku arahkan pada Alquran dan sunnah. Jika suatu masalah atau kejadian memang tidak sesuai dengan keduanya, maka akan jelas ku katakan itu SALAH! Frontal bukan? Hehehe.. biasa saja padahal.. oh iya ada juga tambahan seperti ijtihad dan fatwa para ulama,, serta mazhab2 yang ada..
Terkadang aku merasa, dunia ini semakin diliputi dengan warna abu2,, ketidakjelasan dimana-mana.. lalu, kemana yg putih? kemana yg hitam?? Yang putih adalah yang sesuai dengan ISLAM, yang hitam adalah yang tidak sesuai,, apa ini salah? Beritahu aku, mana yg salah?.. yang terjadi adalah sebaliknya, orang yg benar dianggap salah dan orang yg salah dianggap benar! Ah,, pusing aku.. apa parameter mereka mengatakan yang salah adalah benar???????? Mencari pembenaran saja.. huh..!
Aku hanya ingin, semuanya kembali pada AlQuran dan sunnah, kembali mempelajarinya, membacanya, kembali meyakininya bahwa keduanya adalah pegangan kita untuk selamat dunia akhirat..  apa salah? Stop dengan pemikiran sekuler yang mengatakan bahwa agama dan dunia tidak ada hubungannya! Jauhkan pikiran itu dari otakmu..
Musuh-musuh islam memang sengaja membuat kita (umat muslim) untuk menjauh dari agama islam, untuk jauh dari Alquran, untuk tidak mengenal Nabinya.. mereka sengaja ingin menghancurkan kita! Tidakkah kau sadar? Mereka membuat paham2 yg salah untuk membuat kita jauh dari islam.. contohnya feminisme, sekulerisme, liberalisme, kapitalisme, dll. Kalau pegangan kita kuat, tentu saja kita tidak akan mudah terpengaruh oleh paham2 tersebut, kita bisa dengan jelas melihat mana yg benar dan salah..
Ingatlah kawan, umat islam akan maju ketika istiqomah menjalankan agamanya dengan baik, sedangkan orang-orang non islam justru akan maju ketika mereka meninggalkan agama mereka.. hal ini aku dapat dari sebuah buku, jika kau tak yakin, aku bisa bawakan bukunya padamu.. :D
Kembalilah, pada fitrah kita sebagai muslim,, kembali untuk mempelajari islam lebih dalam agar dapat menjalankan Islam secara kaffah,, aku pun masih belajar, mulai saja dari sekarang, daripada tidak sama sekali.. tak perlu menunggu sempurna untuk berbuat, karena kita hanya terus berada pada proses menuju kesempurnaan, hingga pada akhirnya kita tak mampu mencapai kesempuranaan tersebut, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah. :D

Aku benci politik, aku anti politik



Kau jangan salah paham, bukan, bukan aku yg bilang..
Tapi orang2 di luar sana yg mengatakan “Aku benci politik, aku anti politik”..
Sebagai seorang muslim, kenapa benci politik? Bukankan tidak ada pemisahan antara agama dan dunia? Apa alasannya? Karena politik itu kotor?? Hmmm...
Hei, bagaimana mungkin kita bisa menegakkan islam tanpa politik? Bukan politiknya yg kotor, tapi keadaan saat ini adalah, orang2 yg ada di dalamnya yg masih belum mengerti makna politik yg benar.. ah seperti yg tau saja aku ini..
Ya , memang,, aku tidak belajar politik secara detail, tapi aku tahu politik secara islam..
Sedikit aku jelaskan padamu kawan, politik itu pada dasarnya adalah mengurusi urusan banyak orang.. bukan hanya sekedar kekuasaan saja! Lalu, kenapa kita harus terlibat politik segala? Tujuan seorang muslim berpolitik itu untuk memberikan kesejahteraan bagi banyak orang, membuat Islam benar-benar menjadi Rahmatan lil ‘Alamin.. kalau bukan kita (orang muslim) siapa lagi? Kalau merasa politik saat ini kotor, kenapa tidak mencoba untuk merubah? Membersihkannya menjadi politik yg bersih? Hal itu tidak mudah memang, makanya aku tulis supaya kita bisa berbuat sesuatu yang baik bersama, dan tidak ada lagi orang di luar sana yang mengutuk politik dan tidak mau terlibat di dalamnya.. karena pada dasarnya kehidupan sehari2 kita pun adalah politik, sebagai seorang ibu, kita mengurusi urusan anak-anak kita, itu adalah politik dalam keluarga.. dalam kepanitiaan pun sama, kita mengurusi banyak maba bukan? Itu politik, bagaimana mungkin bilang tidak mau terlibat politik? Ah,, itu sekilas penjelasan singkat dariku,, kuharap kau dapat mencari tau lebih lagi soal politik islam..
Bersiap-siaplah kawan, manusia adalah khalifah di muka bumi,, kalau bukan kita, siapa lagi? Maukah kau dipimpin oleh orang sekuler? Orang yang tidak mengerti agama? Orang yang liberal? Ah,, Naudzubillah,, jangan sampai kau masih tidak peduli dengan hal ini..

Senin, 18 Juni 2012

Aku Belum Kuat

Aku tahu, bukan hanya aku yg ingin pulang, rindu dengan keluarga..
Aku tahu teman2 pun sangat ingin pulang,,
tapi aku tidak sekuat itu,,
kalian sungguh kuat menahan rasa rindu dan kegalauan untuk pulang..
sedangkan aku tidak,, kalian sibuk oleh amanah kalian..
sedangkan aku lebih memilih untuk mengerjakannya di rumah..

maafkan aku kawan,, aku memilih untuk pulang dan pulang,,
aku tak tahan, aku tidak sekuat kalian...
sebetulnya aku ingin bertahan, tapi belum bisa..
aku belum menemukan alasan untuk tetap bertahan..
maafkan aku,,

Perempuan Peradaban


Bismillah...

Adalah perempuan-perempuan yang dihormati
karena mereka layak mendapatkannya..
Mereka dihargai bukan karena tampilan-tampilan fisik semu..

Tapi mereka dihargai dan dihormati
karena mereka memiliki karakter positif
yang kuat, cerdas, peka dan dinamis.
Mereka dengan kekuatan spritualnya,
kebesaran jiwanya dapat menjadi oase
bagi dahaga akan kedamaian keluarganya.

Yang dengan kecerdasannya,
mampu menjadi perpustakaan bagi anak-anak mereka
untuk menjadi tempat bertanya tentang kegelisahaan
dan rasa ingin tahu anak-anaknya.

Yang dengan ketegarannya
mampu mendukung jalan dakwah
bagi suami dan saudari-saudarinya.

Semoga ini mampu menjadi awal bagi perubahan paradigma berpikir kita sebagai seorang muslimah. Kemajuan muslimah bukan bermanfaat untuk dirinya sendiri namun menjadi rahmatan lilalamin untuk semua makhluk di bumi, laki-laki dan perempuan yang mempunyai satu tujuan mulia :
PERADABAN RABBANI

Dimulai dari diri sendiri untuk membangun kesadaran pribadi menuju sebuah kesadaran kolektif untuk tujuan mulia itu.

(Sumber: Al-Izzah)

Hikmah Tak Ada Air

Bismillah Hari ini mulai sore tadi pompa air di rumah ga nyala. Jadinya gak bisa mandi sampai jam 10 baru nyala lagi. Gak betah banget, ge...