Senin, 18 Juni 2012

5 WASIAT DARI ALLAH S.W.T. KEPADA RASULULLAH S.A.W



       Dari Nabi S.A.W., "Pada waktu malam saya diisra’ kan sampai ke langit, Allah S.W.T telah memberikan lima wasiat, antaranya :
1)   Janganlah engkau gantungkan hatimu kepada dunia kerana sesungguhnya Aku tidak menjadikan dunia ini untuk engkau.
2)     Jadikan cintamu kepada-Ku sebab tempat kembalimu adalah kepada-Ku.
3)     Bersungguh-sungguhlah engkau mencari syurga.
4)    Putuskan harapan dari makhluk kerana sesungguhnya mereka itu sedikitpun tidak ada kuasa di tangan mereka.
5)  Rajinlah mengerjakan sholat tahajjud kerana sesungguhnya pertolongan itu berserta qiamullail.

       Ibrahim bin Adham berkata, "Telah datang kepadaku beberapa orang tamu, dan saya tahu mereka itu adalah wakil guru. Saya berkata kepada mereka, berikanlah nasihat yang berguna kepada saya, yang akan membuat saya takut kepada Allah S.W.T.
Lalu mereka berkata, "Kami wasiatkan kepada kamu 7 perkara, iaitu :
1)      Orang yang banyak bicaranya janganlah kamu harapkan kesadaran hatinya.
2)     Orang yang banyak makan janganlah kamu harapkan kata-kata darinya.
3)     Orang yang banyak bergaul dengan manusia janganlah kamu harapkan sangat kemanisan ibadahnya.
4)     Orang yang cinta kepada dunia janganlah kamu harapkan khusnul khatimahnya.
5)     Orang yang bodoh janganlah kamu harapkan akan hidup hatinya.
6)   Orang yang memilih berkawan dengan orang yang zalim janganlah kamu harapkan kelurusan agamanya.
7)     Orang yang mencari keridhaan manusia janganlah harapkan akan keridhaan Allah daripadanya."


THE BLESSING IN "NO" (KETIKA TUHAN BERKATA "TIDAK")



I asked God to take away my pride.
God said, "No. It is not for me to take away, but for you to give it up."

(Ya Tuhan ambillah kesombonganku dariku Tuhan berkata, "Tidak Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.")

I asked God to make my handicapped child whole.
God said, "No. Her spirit was whole, her body was only temporary."

(Ya Tuhan sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat. Tuhan berkata, "Tidak Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.")

I asked God to grant me patience.
God said, "No. Patience is a by-product of tribulations; it isn't granted, it is earned."

(Ya Tuhan beri aku kesabaran. Tuhan berkata, "Tidak Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.")

I asked God to give me happiness.
God said, "No. I give you blessings, happiness is up to you."
(Ya Tuhan beri aku kebahagiaan. Tuhan berkata, "Tidak Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri.")

I asked God to spare me pain.
God said, "No. Suffering draws you apart from worldly cares and brings you closer to me."

(Ya Tuhan jauhkan aku dari kesusahan. Tuhan berkata, "Tidak Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku.")

I asked for all things that I might enjoy life.
God said, "No. I will give you life so that you may enjoy all things."

(Ya Tuhan beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat. Tuhan berkata, "Tidak Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.")

I asked God to help me LOVE others, as much as God loves me.
God said... "Ahhhh, finally you have the idea!"

(Ya Tuhan bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku. Tuhan berkata... "Ahhhh, akhirnya kau mengerti !")

       Kadang kala kita berpikir bahwa Tuhan tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya.

       Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan, bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali, orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya tanpa susah payah. Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan. Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhan terus meningkat.

       Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil).

       Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Tuhan) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.

       Begitu pula dengan Tuhan, segala yang kita minta Tuhan tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Tuhan mengabulkannya. Karena Tuhan tahu yang terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan terus berdoa.

"There's a time and place for everything, for everyone. God works in a mysterious way."


Mulai Melangkah untuk Merubah Dunia..



MENJADI AGEN PERUBAHAN


        Muhammad SAW telah memberikan sebuah konsep perubahan  untuk menjadi yang terbaik, menggunakan kebersamaan dan sosialisme bermasyarakat untuk menuju sebuah kesejahteraan bersama, diantara apa yang telah beliau sabdakan untuk menjunjung tinggi nilai kebersamaan (ukhuwah islamiyah) adalah :” Barang siapa yang bangun dipagi hari tetapi dia tidak memikirkan (tidak) peduli pada urusan umat, maka dia bukan dari golonganku.” Langkah peraktisnya adalah, “Bahagiakanlah dirimu dengan senantiasa membahagiaka orang lain.”


Dalam artikel “The Things to Think about If You Want to Change the World”, Michael Angier dalam artikel tersebut, menerangkan dan memberikan 10 tips untuk merubah dunia, yaitu :


1. Milikilah keberanian untuk merubah dunia.

     Sebagaimana yang Rasulullah SAW gambarkan, ketika beliau baru mendapatkan dua orang pengikutnya, yaitu Khadijah sang isteri dan ‘Ali bin Abi Thalib yang tidak lain adalah keponakan beliau, namun beliau sudah memberanikan diri untuk mengatakan “ Kelak kita akan menguasai Parsi (kerajaan Persia) dan Rum (kerajaan Romawi).”
     Kerajaan Persia dan kerajaan Romawi adalah dua kerajaan adidaya pada waktu itu, kerajaan yang super power yang menguasai dan mengendalikan semua tatanan kehidupan pada masanya, dengan sangat berani Nabi dengan segenap kekuatan dan keberanianya mengatakan misi yang sangat besar, yaitu untuk menguasainya, dan terbukti apa yang beliau sabdakan dikemudian hari benar-benar dua Negara super power tersebut berhasil dikuasai oleh kaum muslimin dengan izin Allah SWT dan tentunya bukan hanya berani mempunyai misi atau mempunyai mimpi besar untuk merubah, Rasulullah SAW pun merencanakan dan mempersiapkanya dengan matang. Salah satunya adalah mengirim sahabat beliau yaitu Muadz bin jabal sebagai utusan ke Madinah untuk mempersiapkan Madinah sebagai basis Negara islam.
2. Percayalah akan keberadaan potensi dan kelebihan kita (yakinlah bahwa kita memiliki potensi dan kelebihan untuk bisa merubah dunia dengan izin Allah).
      Buya Hamka menunjukan bahwa penjara justru menjadikannya merdeka, dia mampu menulis karya emasnya dibalik jeruji besi, yaitu tafsir Al-Azhar, sebuah buku tafsir  satu-satunya yang ditulis oleh ulama Indonesia berbahasa Indonesia dan kini buku tersebut menjadi buku legendaries Indonesia, karena belum mampu orang lain menulis buku yang semisalnya hingga kini. Beethoven, yang tuna rungu, justru mampu menciptakan melodi-melodi indah. Dan dari kursi rodanya, Stephen Hawking, merumuskan teori kosmologi yang memperbarui konsep Einsten tentang relativitas.
3. Fokuskan semua  yang kita lakukan pada perubahan (fokuskan semua tindakan untuk perubahan yang diinginkan)
      Jadikan semua apa yang kita lakukan dan anda kerjakan untuk meraih perubahan yang selama ini kita rencanakan, setiap langkah yang kita ambil, setiap kalimat yang kita ucapkan dan setiap hal yang kita impikan merupakan sesuatu yang berafiliasi untuk perubahan, betapapun kecilnya pengaruh yang ditimbulkan dari hal tersebut, itu merupakan sebuah bentuk tangga untuk meraih impian yang akan menyampaikan kepada kesuksesan.

4. Miliki komitmen pada perubahan (yakinkan dengan sikap dan langkah yang pasti/harus memiliki komitmen yang kuat untuk perubahan)


     Ingat, para sahabat seperti Abu bakar ashiddiq, Umar bin khattab, dan para sahabat yang lainya, mereka belum pernah, bankan tidak pernah mencicipi bangku sekolah, baik TK terlebih perguruan tinggi, akan tetapi ditangan merekalah dunia ini pernah tergenggam, berkat kuatnya ‘azzam (komitmen) mereka untuk benar-benar menghambakan hidupnya kepada Allah dan mengajak manusia untuk hanya beribadah kepada Allah, hingga sepertiga dunia dikuasai oleh umat islam pada masanya.


5. Jadikan perubahan sebagai tanggung jawab pribadi sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin.
    
    Jika kita menginginkan berubahan, jangan menunggu orang lain untuk memulainya, apalagi melemparkan tanggung jawab kepada orang lain, akan tetapi cobalah untuk memulai terlebih dahulu dan jadikan itu merupakan tanggung jawab kita pribadi. Dan jika kita bertindak untuk berubah dengan optimisme yang tinggi, orang lain akan melihat bahwa perubahan itu memang sangat memungkinkan dilakukan, dengan itu insya Allah mereka akan mendukung langkah kita dan juga mereka akan ikut andil bersama untuk menuju sebuah perubahan yang lebih baik sesuai harapan.


6. Jangan terlalu memikirkan dengan “cara” melakukan perubahan


    Seringkali yang membuat terhambatnya untuk melakukan perubahan adalah terlalu memikirkan suatu cara, sehingga ragu-ragu untuk bertindak menuju perubahan tersebut. Akhirnya akan melakukan tindakan-tindakan yang setengah hati, yang akibatnya menjadi biaslah apa yang selama ini menjadi misinya, ada benarnya dengan ungkapan “Jangan terjebak organisasi” artinya jangan sampai kita hanya mengandalkan organisasi, sehingga jika organisai tidak jalan maka dia akan berhenti untuk berbuat dalam rangka mewujudkan perubahan. Yang tepat adalah lakukanlah apa yang mesti dilakukan, cobalah untuk berbuat sekecil apapun tindakan dalam rangka mewujudkan perubahan, dan tidak ada salahnya jika mendesain langkah-langkan tepat untuk meraih impian dengan gambaran-gambaran “Goal Setting” yang jelas, semakin jelas gambaran perubahan yang diinginkan, semakin mudah kita akan menemukan cara untuk menggulirkan perubahan tersebut insya Allah.


7. Jangan menunggu sampai segala sesuatunya sempurna.


     Jika tidak bisa mendapatkan semuanya (dengan sempurna), jangan tinggalkan semuanya. Jadi jangan pernah kita menghentakan kaki kita untuk berhenti bertindak karena merasa tidak bisa atau tidak mampu untuk meraih sesuatu dengan sempurna, atau malah merasa semuanya tidak mungkin untuk diraih dalam melakukan perubahan, Tidak usah kita menunggu sampai semuanya sempurna bagi perubahan yang akan digulirkan, tak usah kita menunggu dana yang cukup, dukungan yg banyak, fasilitas lengkap dan lain sebagainya, karena ini akan menjadi batu sandungan untuk bertindak atau malah akan menjadi duri di perjalanan. Lakukanlah perubahan sekarang juga, dengan apa yang kita miliki sekarang, dengan apa yang bisa kita lakukan sekarang, dimanapun kita berada, dan kapanpun.


8. Sadarilah bahwa perubahan adalah kebutuhan, dan kita harus berubah menjadi yang lebih baik lagi.



    Manusia tidak akan berpikir untuk berubah kecuali jika dia menemukan keburukan-keburukan yang dia alami dan dia menyadari akan hal itu, sehingga dia akan berusaha untuk memperbaikinya.
    Untuk dapat berfikir melakukan perubahan, seseorang memerlukan kesadaran akan pentingnya sebuah perubahan, sampai akhirnya dia merasa bahwa perubahan adalah sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupannya, karena jika seseorang telah meyakini akan kebutuhan, dia akan berusaha untuk memenuhinya, dengan berbagai cara, yang penting terpenuhi kebutuhanya, walaupun harus bersusah payah, mengorbankan banyak hal, mengorbankan waktu dan tenaga, dia akan tetap dalam jalanya (untuk perubahan) sampai terpenuhi keinginannya, kalau belum mendapat apa yang merasa dibutuhkan dia tidak akan berhenti, bahkan akan tetap terus dan terus berusaha.
9. Pupuklah imajinasi.
   Menurut Albert Einstain, semua perubahan berasal dari imajinasi (pikiran,cita-cita,harapan dan impian). Stephen Covey juga meyakini bahwa segala perubahan bermuara dari mental creation (jiwa yang kreatif) yang kemudian diwujudkan melalui physical creation (tindakan untuk berkarya). Artinya dari imajinasilah semua perubahan berawal kemudian mengalami proses-proses dalam mencapaian untuk meraih perubahan, dan setelah terbentuknya imajinasi yang sempurna maka pergerakan kearah perubahan pun akan mulai terwujud.
10. Mulai dengan merubah diri sendiri
Ini juga salah satu rumus terpenting untuk berubah, memulai dari diri kita sendiri sebelum kita merubah orang lain, karena bagaimana pun bentuk terpenting dari perubahan adalah menjadi diri ini baik terlebih dahulu, mencontohkan orang lain dengan tindakan rill yang memang bisa dijadikan contoh bagi orang lain.
Ya jika kita ingin mengubah dunia, marilah kita merubah diri  kita terlebih dahulu dan marilah kita mulai dari diri kita sendiri.

Muslim PALESTINA.. How Are You?

Apa yg kau tau tentang umat muslim di bagian dunia yang lain?
khususnya Palestina??


Apa yg kau tau?? 
mereka adalah saudara kita, apa yg sudah kita lakukan untuk saudara kita?
apakah kau masih peduli?


Ketika Allah bertanya padamu, apa yg kau tahu tentang saudaramu di palestina?
apa yang sudah kau lakukan untuk saudaramu disana???
apa???
apa yg akan kita jawab??


Dimana ada orang muslim disana, maka itulah tanah air ISLAM,,! jangan heran kalau kita punya kewajiban untuk membela palestina, karena ada orang islam disana!


masih berpikir, ngapain kita mikirin bangsa orang? bangsa sediri aja masih belum bener.. capek2in diri aja,, 
kamu muslim bukan? tidakkah kau merasa sakit ? ketika gigimu sakit, tidakkah kau merasa kepalamu ikut sakit? umat islam itu bagai satu tubuh.. jika kau masih tidak peduli, tanyakan pada hatimu, apakah kau seorang muslim? dimana hatimu..?


lalu apa yg harus kita lakukan untuk saudara di sana?
Doakan, minimal, doakanlah mereka di setiap akhir sholatmu.. 
Infakkanlah sebagian harta yang kau miliki untuk membantu mereka disana..
Berikan semangat dalam bentuk apapun kepada mereka.. 
syukuri keadaan aman indonesia saat ini dengan menjadi muslim yg lebih taat..
di tengah peperangan saja mereka masih sempat menghafal Al-Quran..
ah, aku paling mau dengan ini, banyak sekali hal yang terjadi di sini, menunjukkan bahwa kita tidak bersyukur ada di bumi yg aman.. Astaghfirullah..


Mulailah, untuk memikirkan nasib orang lain, jangan terlalu egois,, capek memang, mikirin orang lain tuh.. diri sendiri aja belum bener,, ah.. padahal perbaikan diri itu proses, sampai kapan kita menunggu diri kita menjadi baik? lalu merasa baik, dan baru bisa memperbaiki yg lain.. 
semuanya proses belajar, belajar memperbaiki diri sendiri, sambil membantu orang lain, memperbaiki keadaan menjadi lebih baik,, 

Siapa musuhmu?

Masa seorang muslim punya musuh?
Islam kan agama yg baik, agama yg damai.. masa punya musuh?


Jelas aja ada,, musuh kita sebagai manusia adalah syetan.. makanya disuruh melawan hawa nafsu yg berasal dari syetan..
Lalu? adakah musuh yg lain?
Mungkin masih ada yg belum menyadari bahwa umat Islam sedang diserang bertubi-tubi, akhlak dan moral umat islam diserang, ekonomi juga,, politik, hampir segala aspek.. tapi tidak semua orang sadar..


tak perlu saya sebutkan siapa sebenarnya musuh itu.. nanti dibilang frontal, capek deeh..
mendingan cari tau sendiri,, tapi musuh itu benar2 sudah menjadi musuh buatku, belum tentu buat yg lain..


mereka begitu pintar, jahat, dan licik,, oh,, jgn sebut saya frontal lagi.. tapi itu kenyataan yg belum disadari oleh semua orang..


tidakkah kau sadar, bangsa mana yg paling sering membuat masalah? membuat kerusakan? coba pikirkan, sampai kapan bangsa ini mau diperbudak? sampai kapan mau sulit terus? sampai kapan mau terjajah? 
bodoh, kalau ada orang yg mau dijajah terus2an seumur hidupnya,, mereka sudah membuat kita sengsara, hampir setiap aspek kehidupan kita sudah dikuasai mereka, mereka untung, kita sangat dirugikan..


masih belum sadar juga? ah, mungkin kau tidak ingin disebut frontal seperti saya jika kau sudah mengetahuinya..
percayalah kawan, saya bukan orang anarkis, saya benci kekerasan..
saya hanya ingin semua jelas, PUTIH atau HITAM??? sadarkah kau jika masih banyak hal yg dianggap ABU2? itu karena tidak ada KETEGASAN!.. hei, aku hanya ingin sedikit tegas, bukan keras.. 
ah, sudahlah,, aku berharap kau akan sadar siapa musuhmu saat ini, siapa musuh kita sebagai seorang umat muslim.. kita bukan muslim sekuler bukan? sehingga semua aspek kehidupan kita harus memenuhi syariat Islam.. semuanya telah diatur Islam..


semoga semuanya bisa cepat sadar siapa musuhmu??

Muslim Indonesia bagai buih di pantai..

apa pendapatmu dengan pernyataan ini?

Indonesia penduduknya mayoritas muslim terbanyak di dunia..!
bukan, bukan aku yg berkata seperti itu..

Lihat saja keadaannya,, dimana kekuatan muslim indonesia?
mereka terpecah belah, mudah di adu domba,, 
hanya karena hal sepele saja membuat perpecahan..
perbedaan itu memang ada, tapi kita sama2 muslim, knp tidak bersatu saja? sehingga bisa saling melengkapi..

bisa kau bayangkan seberapa besar kekuatan kita jika seluruh muslim Indonesia bersatu?
bersatu melawan kedzaliman, hmmm... sudahlah, lihat saja masalah2 yg ada, aku tak ingin frontal lagi..

selain daripada ada upaya untuk meningkatkan kapasitas bagi setiap muslimnya,, kita juga harus bersatu..
bersatu dalam dakwah.. amar ma'ruf nahi mungkar..
ah,, aku bukan tipe orang yg bisa ceramah di depan umum..
siapa bilang dakwah hanya ceramah? 
inti dakwah hanya menyeru pada kebaikan dan mencegah kemungkaran,, itu saja.. mudah bukan??

kita bina orang2 sekitar kita, agar menjadi muslim yg kuat dan berdaya guna tinggi...
ah,, aku kan juga belum baik?
membina orang lain pun, membuat diri kita lebih terbina, karena kita dituntut untuk melakukan apa yang kita katakan.. sama2 saling mengingatkan saja,, kita berusaha untuk berbuat baik, jangan dicela.. 

belajar, hidup ini belajar, wajar kalau salah, yg penting mencoba, daripada diam samasekali..
jgn pernah rela muslim disebut sebagai buih yg tidak berarti,, umat muslim adalah umat terbaik, sekarang bagaimana kita saja untuk membuktikannya.. 

Menjadi bagian dari keniscayaan..

Kemenangan Islam adalah suatu keniscayaan..
tapi, apakah kita akan turut menjadi bagian di dalamnya?


bukankah, hanya orang2 pilihan yg akan berada di dalamnya?
lalu, sudahkah kita memantaskan diri? sehingga tak ada alasan bagi Allah untuk tidak melibatkan kita dalam proyek mega besarnya, yaitu menegakkan Islam di muka bumi?


masihkah kau ragu dengan Islam?
masihkah kau ragu dengan AlQuran?
Apakah kau telah lupa, dulu Islam pernah mengalami masa kejayaan?
Kau yakin bahwa hanya Islam yang dapat menjadi solusi dari segala permasalahan? 


Jika iya, pastikan bahwa kau dapat menjadi bagian dari kebangkitan Islam,, 
Mencegah kemunkaran dengan tanganmu, jika tidak mampu, dengan lisanmu, jika tidak mampu, dengan hatimu, namun itulah selemah-lemahnya iman..


Apa yg ada dalam benakmu ketika melihat suatu kemungkaran? adakah hasrat ingin merubahnya? lalu apa yg dilakukan? 


lakukan apapun yg kau bisa, ingatkan orang sekitarmu selagi kau mampu, tugas kita hanya mengingatkan, sedangkan hidayah hanya kuasa Allah.. 


sederhana saja,, jika ingin menjadi bagian dari proyek mega besarNya.. 
jadilah pribadi muslim yg kuat, selalu mendekat padaNya dengan amalan harian yang bagus..
saling mengingatkan satu sama lain, masih melekat kewajiban, jika kita belum mengingatkan teman kita yg berbuat salah.. 


aku tidak tau pasti standar Allah dalam memilih hambanya untuk masuk menjadi bagian dari kebangkitan Islam..
Berusaha saja untuk menjadi muslim yang baik, menjalankan rukun Islam, rukun Iman, berupaya untuk meneladani rasul, dan intensif berinteraksi dengan Al-QURAN..


sekali lagi..
kebangkitan Islam adalah suatu keniscayaan, bahkan menjadi salah satu tanda akan terjadinya kiamat besar, tapi apakah kita akan masuk menjadi bagian di dalamnya atau tidak?
itu pilihan antum sekalian.. :D






akupun masih belajar, berusaha untuk memenuhi standar Allah yg tidak aku ketahui, 
jangan pernah melihat siapa orang yg menyampaikan, lebih baik lihat apa yg dia sampaikan..
kebaikan atau keburukan? 

Hikmah Tak Ada Air

Bismillah Hari ini mulai sore tadi pompa air di rumah ga nyala. Jadinya gak bisa mandi sampai jam 10 baru nyala lagi. Gak betah banget, ge...