Senin, 18 Juni 2012

Mulai Melangkah untuk Merubah Dunia..



MENJADI AGEN PERUBAHAN


        Muhammad SAW telah memberikan sebuah konsep perubahan  untuk menjadi yang terbaik, menggunakan kebersamaan dan sosialisme bermasyarakat untuk menuju sebuah kesejahteraan bersama, diantara apa yang telah beliau sabdakan untuk menjunjung tinggi nilai kebersamaan (ukhuwah islamiyah) adalah :” Barang siapa yang bangun dipagi hari tetapi dia tidak memikirkan (tidak) peduli pada urusan umat, maka dia bukan dari golonganku.” Langkah peraktisnya adalah, “Bahagiakanlah dirimu dengan senantiasa membahagiaka orang lain.”


Dalam artikel “The Things to Think about If You Want to Change the World”, Michael Angier dalam artikel tersebut, menerangkan dan memberikan 10 tips untuk merubah dunia, yaitu :


1. Milikilah keberanian untuk merubah dunia.

     Sebagaimana yang Rasulullah SAW gambarkan, ketika beliau baru mendapatkan dua orang pengikutnya, yaitu Khadijah sang isteri dan ‘Ali bin Abi Thalib yang tidak lain adalah keponakan beliau, namun beliau sudah memberanikan diri untuk mengatakan “ Kelak kita akan menguasai Parsi (kerajaan Persia) dan Rum (kerajaan Romawi).”
     Kerajaan Persia dan kerajaan Romawi adalah dua kerajaan adidaya pada waktu itu, kerajaan yang super power yang menguasai dan mengendalikan semua tatanan kehidupan pada masanya, dengan sangat berani Nabi dengan segenap kekuatan dan keberanianya mengatakan misi yang sangat besar, yaitu untuk menguasainya, dan terbukti apa yang beliau sabdakan dikemudian hari benar-benar dua Negara super power tersebut berhasil dikuasai oleh kaum muslimin dengan izin Allah SWT dan tentunya bukan hanya berani mempunyai misi atau mempunyai mimpi besar untuk merubah, Rasulullah SAW pun merencanakan dan mempersiapkanya dengan matang. Salah satunya adalah mengirim sahabat beliau yaitu Muadz bin jabal sebagai utusan ke Madinah untuk mempersiapkan Madinah sebagai basis Negara islam.
2. Percayalah akan keberadaan potensi dan kelebihan kita (yakinlah bahwa kita memiliki potensi dan kelebihan untuk bisa merubah dunia dengan izin Allah).
      Buya Hamka menunjukan bahwa penjara justru menjadikannya merdeka, dia mampu menulis karya emasnya dibalik jeruji besi, yaitu tafsir Al-Azhar, sebuah buku tafsir  satu-satunya yang ditulis oleh ulama Indonesia berbahasa Indonesia dan kini buku tersebut menjadi buku legendaries Indonesia, karena belum mampu orang lain menulis buku yang semisalnya hingga kini. Beethoven, yang tuna rungu, justru mampu menciptakan melodi-melodi indah. Dan dari kursi rodanya, Stephen Hawking, merumuskan teori kosmologi yang memperbarui konsep Einsten tentang relativitas.
3. Fokuskan semua  yang kita lakukan pada perubahan (fokuskan semua tindakan untuk perubahan yang diinginkan)
      Jadikan semua apa yang kita lakukan dan anda kerjakan untuk meraih perubahan yang selama ini kita rencanakan, setiap langkah yang kita ambil, setiap kalimat yang kita ucapkan dan setiap hal yang kita impikan merupakan sesuatu yang berafiliasi untuk perubahan, betapapun kecilnya pengaruh yang ditimbulkan dari hal tersebut, itu merupakan sebuah bentuk tangga untuk meraih impian yang akan menyampaikan kepada kesuksesan.

4. Miliki komitmen pada perubahan (yakinkan dengan sikap dan langkah yang pasti/harus memiliki komitmen yang kuat untuk perubahan)


     Ingat, para sahabat seperti Abu bakar ashiddiq, Umar bin khattab, dan para sahabat yang lainya, mereka belum pernah, bankan tidak pernah mencicipi bangku sekolah, baik TK terlebih perguruan tinggi, akan tetapi ditangan merekalah dunia ini pernah tergenggam, berkat kuatnya ‘azzam (komitmen) mereka untuk benar-benar menghambakan hidupnya kepada Allah dan mengajak manusia untuk hanya beribadah kepada Allah, hingga sepertiga dunia dikuasai oleh umat islam pada masanya.


5. Jadikan perubahan sebagai tanggung jawab pribadi sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin.
    
    Jika kita menginginkan berubahan, jangan menunggu orang lain untuk memulainya, apalagi melemparkan tanggung jawab kepada orang lain, akan tetapi cobalah untuk memulai terlebih dahulu dan jadikan itu merupakan tanggung jawab kita pribadi. Dan jika kita bertindak untuk berubah dengan optimisme yang tinggi, orang lain akan melihat bahwa perubahan itu memang sangat memungkinkan dilakukan, dengan itu insya Allah mereka akan mendukung langkah kita dan juga mereka akan ikut andil bersama untuk menuju sebuah perubahan yang lebih baik sesuai harapan.


6. Jangan terlalu memikirkan dengan “cara” melakukan perubahan


    Seringkali yang membuat terhambatnya untuk melakukan perubahan adalah terlalu memikirkan suatu cara, sehingga ragu-ragu untuk bertindak menuju perubahan tersebut. Akhirnya akan melakukan tindakan-tindakan yang setengah hati, yang akibatnya menjadi biaslah apa yang selama ini menjadi misinya, ada benarnya dengan ungkapan “Jangan terjebak organisasi” artinya jangan sampai kita hanya mengandalkan organisasi, sehingga jika organisai tidak jalan maka dia akan berhenti untuk berbuat dalam rangka mewujudkan perubahan. Yang tepat adalah lakukanlah apa yang mesti dilakukan, cobalah untuk berbuat sekecil apapun tindakan dalam rangka mewujudkan perubahan, dan tidak ada salahnya jika mendesain langkah-langkan tepat untuk meraih impian dengan gambaran-gambaran “Goal Setting” yang jelas, semakin jelas gambaran perubahan yang diinginkan, semakin mudah kita akan menemukan cara untuk menggulirkan perubahan tersebut insya Allah.


7. Jangan menunggu sampai segala sesuatunya sempurna.


     Jika tidak bisa mendapatkan semuanya (dengan sempurna), jangan tinggalkan semuanya. Jadi jangan pernah kita menghentakan kaki kita untuk berhenti bertindak karena merasa tidak bisa atau tidak mampu untuk meraih sesuatu dengan sempurna, atau malah merasa semuanya tidak mungkin untuk diraih dalam melakukan perubahan, Tidak usah kita menunggu sampai semuanya sempurna bagi perubahan yang akan digulirkan, tak usah kita menunggu dana yang cukup, dukungan yg banyak, fasilitas lengkap dan lain sebagainya, karena ini akan menjadi batu sandungan untuk bertindak atau malah akan menjadi duri di perjalanan. Lakukanlah perubahan sekarang juga, dengan apa yang kita miliki sekarang, dengan apa yang bisa kita lakukan sekarang, dimanapun kita berada, dan kapanpun.


8. Sadarilah bahwa perubahan adalah kebutuhan, dan kita harus berubah menjadi yang lebih baik lagi.



    Manusia tidak akan berpikir untuk berubah kecuali jika dia menemukan keburukan-keburukan yang dia alami dan dia menyadari akan hal itu, sehingga dia akan berusaha untuk memperbaikinya.
    Untuk dapat berfikir melakukan perubahan, seseorang memerlukan kesadaran akan pentingnya sebuah perubahan, sampai akhirnya dia merasa bahwa perubahan adalah sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupannya, karena jika seseorang telah meyakini akan kebutuhan, dia akan berusaha untuk memenuhinya, dengan berbagai cara, yang penting terpenuhi kebutuhanya, walaupun harus bersusah payah, mengorbankan banyak hal, mengorbankan waktu dan tenaga, dia akan tetap dalam jalanya (untuk perubahan) sampai terpenuhi keinginannya, kalau belum mendapat apa yang merasa dibutuhkan dia tidak akan berhenti, bahkan akan tetap terus dan terus berusaha.
9. Pupuklah imajinasi.
   Menurut Albert Einstain, semua perubahan berasal dari imajinasi (pikiran,cita-cita,harapan dan impian). Stephen Covey juga meyakini bahwa segala perubahan bermuara dari mental creation (jiwa yang kreatif) yang kemudian diwujudkan melalui physical creation (tindakan untuk berkarya). Artinya dari imajinasilah semua perubahan berawal kemudian mengalami proses-proses dalam mencapaian untuk meraih perubahan, dan setelah terbentuknya imajinasi yang sempurna maka pergerakan kearah perubahan pun akan mulai terwujud.
10. Mulai dengan merubah diri sendiri
Ini juga salah satu rumus terpenting untuk berubah, memulai dari diri kita sendiri sebelum kita merubah orang lain, karena bagaimana pun bentuk terpenting dari perubahan adalah menjadi diri ini baik terlebih dahulu, mencontohkan orang lain dengan tindakan rill yang memang bisa dijadikan contoh bagi orang lain.
Ya jika kita ingin mengubah dunia, marilah kita merubah diri  kita terlebih dahulu dan marilah kita mulai dari diri kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih banyak ya komennya,, :) mudah2an komennya yg membangun, dan bisa bikin saya dan tulisannya jd lebih baik,,

Hikmah Tak Ada Air

Bismillah Hari ini mulai sore tadi pompa air di rumah ga nyala. Jadinya gak bisa mandi sampai jam 10 baru nyala lagi. Gak betah banget, ge...