Selasa, 09 September 2014

Karena tidak ada sekolah untuk calon Ibu,,

Bismillah,,
Hai Readeer :)
Senang ya bisa ketemu lagi,, Alhamdulillah, masih dikasih mood buat menulis,,
Yap, menulis apa saja yang mudah2an bisa jadi manfaat.. (menulis skripsi? hemmmm)

Dear Reader,
Sebuah buku bilang bahwa seorang wanita belum akan menjadi sempurna jika belum menjadi ibu..
ada yang gak setuju?
Tapi coba diinget-inget, biasanya ada aja orang lain yang gak kenal kita, tapi manggil kita ibu, padahal kita kan belum ibu-ibu, -_- suka tersinggung, iya gak?

Ya, dulu saya juga sama kayak gitu, dipanggil ibu sama entah itu kasir supermarket, entah itu orang di jalan, dll, tersinggung, soalnya kan belum jadi ibu-ibu, nikah aja belum, apalagi punya anak, masa dipanggil ibu? serasa udah tua, -_- Nah, tapi setelah baca sebuah buku, saya menyadari bahwa gelar atau panggilan ibu adalah hal yang seharusnya kita bisa berbangga dengan sebutan itu, karena cepat ataupun lambat, kita wanita ditakdirkan untuk menjadi seorang ibu, dimana dari rahim kita akan lahir sebuah generasi bahkan peradaban, yang tentunya kualitasnya ditentukan dari sikap dan kualitas kita sendiri sebagai ibu,, dan itu berarti, kalo ada yang manggil kita ibu, ya senyum dan diaminin aja biar jadi ibu yang baik, hehe,, walau belum jadi ibu beneran, 

Sebagai calon ibu, apa dong ya yang mesti kita lakukan? emangnya kita di kampus belajar tentang keibuan ya? atau belajar cara mendidik anak? ya, kalau kita kuliah di jurusan psikologi mungkin, atau di jurusan yang berhubungan sama rumah tangga dan anak-anak.. Tapi tentu gak semua wanita kuliah di jurusan itu,,
Mau setinggi apapun nanti gelar kita, mau setinggi apapun karir kita nanti, ujung-ujungnya kita akan di rumah terus untuk menemani anak-anak kita bree,, dari buku-buku yang saya baca, kebanyakan para ibu merasa gak tega meninggalkan anak-anaknya sendiri di rumah, kalaupun ada yang menjadi wanita karir, ujung-ujungnya dia pasti menyesal telah melewatkan hari-harinya tanpa bersama anak, alhasil si anak jadi gak mengakui dia sebagai ibunya, sedih deh bacanya,, 

Nah, sebagai calon ibu juga, kita coba deh sering2 baca buku tentang ibu, entah itu sharing2 para ibu selama menemani anaknya, tentang perjuangan melahirkan, dll,, seperti ini contohnya,,



Dalam buku Rich Mom Poor Mom, diceritakan bahwa menjadi seorang ibu yang kaya bukan berarti kaya finansial, melainkan kaya hati, cinta dan kasih sayang terhadap anak dan keluarganya, meski tidak ada samasekali larangan bagi para ibu untuk bekerja ya, hanya saja harus tetap memprioritaskan anak dan keluarga dibanding pekerjaan.. dan buku yang kedua Jangan Lukai Ibumu, banyak cerita pengalaman dari banyak ibu disana yang bisa diambil pelajarannya, mulai dari pengalaman pertama kali menjadi ibu, pengalaman hamil, menghadapi anak sakit, menghadapi anak yang diganggu oleh jin, menghadapi persalinan, dll.. rasanya jadi ngerti dan tau rasanya jadi ibu, meski belum merasakannya sendiri, tapi bisa memberikan gambaran.. dan tentunya membuat kita menjadi lebih menghargai dan menghormati ibu, dilihat dari besarnya perjuangan dan pengorbanan yang diberikan untuk anaknya,, 

Karena tidak ada sekolah untuk calon ibu,, 
Setinggi apapun pendidikan kita, akhirnya kita akan jadi ibu, itu kodratnya, tentu sangat dianjurkan bagi para wanita untuk berpendidikan tinggi, akan sangat baik jika seorang anak dididik oleh seorang Doktor yaitu ibunya, tetapi akan percuma jika seorang Doktor itu tidak mengerti hal-hal yang berhubungan dengan cara mendidik anak, dan lain sebagainya, jadi, tetap harus diprioritaskan menuntut ilmu keibuannya yaa, :) mulai baca-baca buku ataupun ikut seminar parentingnya dari sekarang, ga perlu nunggu nikah dan hamil dulu, ga ada salahnya mempersiapkan lebih awal, 
karena "Ibu adalah sekolah (utama). Jika engkau persiapkan dengan sungguh-sungguh, engkau telah mempersiapkan lahirnya sebuah generasi bangsa yang harum namanya" :)

Ya, sama-sama, disini juga saya masih belajar, kita sama2 persiapkan untuk generasi dan peradaban yang lebih baik! :D






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih banyak ya komennya,, :) mudah2an komennya yg membangun, dan bisa bikin saya dan tulisannya jd lebih baik,,

Hikmah Tak Ada Air

Bismillah Hari ini mulai sore tadi pompa air di rumah ga nyala. Jadinya gak bisa mandi sampai jam 10 baru nyala lagi. Gak betah banget, ge...