Rabu, 10 Desember 2014

Cuma ada di film

semua yang ifa pengen alami, semuanya cuma ada di film,,
film itu menipu, semuanya fiktif, yang indah-indahnya ga pernah terjadi di kehidupan nyata,
bahkan semua itu hanya improvisasi untuk membuatnya lebih menarik,
kalau begitu, aku jadi pemain film saja,

hidup ini juga sebuah film,
film kehidupan umat manusia yang nantinya akan diputar di hari akhir,
semua orang jadi aktor di film, tapi tidak semua jadi pemain utama,
lalu kenapa film kehidupan ini tidak se so sweet film buatan manusia?
maksudnya scene film tentang cinta?
bukannya tidak menarik, hanya saja,, SANG sutradara telah menskenarionya dengan cara yang ghaib, sang pemain tidak pernah tau bagaimana alur dan akhir dari filmnya, sang pemain harus bermain dengan script yang dibuatnya sendiri, setiap hari aktivitas yang kita jalani, adalah lembaran-lembaran script dari film kehidupan ini,

Semua cuma ada di film,
film ya film, hidup ini juga sebuah film, yang beda cuman sutradaranya,
film yang dibuat manusia, mungkin memang ceritanya sesuai dengan yang diinginkan manusia,
tapi film yang ini, bukan manusia yang buat, alurnya kita ga tau, endingnya kita gatau,
tapi pemainnya bisa dengan bebas menjalani perannya sesuai dengan script yang dibuatnya sendiri, dan semua yang terjadi cuma terjadi kalau diijinkan sutradara, kalau script yang dibuat sendiri itu buruk, dan sutradara mengijinkan itu terjadi, artinya itu ujian, kalau sebaliknya, scriptnya baik, dan sutradara mengijinkan itu terjadi, itu juga ujian, yaitu ujian kenikmatan,

cuma ada di film,


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih banyak ya komennya,, :) mudah2an komennya yg membangun, dan bisa bikin saya dan tulisannya jd lebih baik,,

Hikmah Tak Ada Air

Bismillah Hari ini mulai sore tadi pompa air di rumah ga nyala. Jadinya gak bisa mandi sampai jam 10 baru nyala lagi. Gak betah banget, ge...